Presiden Prabowo Dukung Revitalisasi Irigasi dan Ketahanan Pangan NTB

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com- Presiden Prabowo Subianto meminta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) segera menyiapkan dokumen perencanaan revitalisasi irigasi. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penyediaan alat pertanian dan pengembangan benih unggul di wilayah tersebut.

“Kita harus maksimalkan potensi lahan yang ada. Kalau benar hasil panen bisa meningkat dari 6–7 ton menjadi 10 ton per hektare, itu luar biasa,” ujar Presiden saat menghadiri panen raya. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ambil bagian dalam Panen Raya Padi Serentak yang digelar secara nasional di 14 provinsi pada Senin, 7 April 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Kirain Dikirim Kerja, Ternyata Jadi Korban TPPO, Gubernur NTB Geram: Jangan Main-Main di Tanah Seribu Masjid

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi melaporkan bahwa NTB mencatatkan surplus beras sebesar 155.795 ton sepanjang tahun 2024. Bahkan, untuk periode Januari hingga April 2025, surplus diproyeksikan melonjak menjadi 290.692 ton.

Namun, Gubernur juga menyoroti rendahnya realisasi pupuk subsidi yang hingga Maret 2025 baru mencapai di bawah 10 persen. Ia pun berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi dan mencari solusi konkret.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Tegaskan Bank NTB Syariah Akan Jadi Kebanggaan dan Mesin Uang Daerah

“Masalah air, harga jual, pergudangan, hingga penyerapan hasil panen akan kami petakan dan tindak lanjuti. Ini sejalan dengan arahan Presiden,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur NTB secara simbolis menyerahkan benih padi varietas Cakrabuana kepada lima perwakilan petani. Kegiatan ditutup dengan panen raya bersama, menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Balapan Digelar 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika
Dari Marshal Lokal Hingga Mario Aji, MotoGP Mandalika Lahirkan Talenta Indonesia Kelas Dunia
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia, Disaksikan 670 Juta Penonton di 200 Negara
MotoGP Mandalika Masuk Tahun Kelima, Jadi Kebanggaan Bangsa dan Mesin Promosi Indonesia ke Dunia
Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba Ditahan di Markas Brimob, Kejati NTB Ungkap Alasannya
Uang Rp2,8 Miliar dari Bandar Narkoba Muncul di Kasus Eks Kapolres Bima Kota, Kejati NTB Buka Fakta Baru
Dari Emosi ke Jabat Tangan, Kasus Pengerusakan di Kota Bima Tuntas Lewat Jalan Damai
Gubernur Iqbal Jual Sejumlah Potensi Strategis NTB ke Oman, Nilainya Tembus Rp1 Triliun
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:30 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Resmi Diluncurkan, Balapan Digelar 9-11 Oktober di Sirkuit Mandalika

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:19 WIB

Dari Marshal Lokal Hingga Mario Aji, MotoGP Mandalika Lahirkan Talenta Indonesia Kelas Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:03 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia, Disaksikan 670 Juta Penonton di 200 Negara

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35 WIB

MotoGP Mandalika Masuk Tahun Kelima, Jadi Kebanggaan Bangsa dan Mesin Promosi Indonesia ke Dunia

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba Ditahan di Markas Brimob, Kejati NTB Ungkap Alasannya

Berita Terbaru