Geger! Warga Lombok Hampir ‘Mandi Bersama Bom’ di Sungai, Gegana Turun Tangan Seperti Film Laga

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Suasana mendadak mencekam di Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, setelah seorang warga secara tak sengaja menemukan benda mencurigakan yang diduga kuat sebagai peluru meriam berdaya ledak tinggi (high explosive) saat hendak mandi di sungai.

Benda misterius berbentuk logam sepanjang 50 cm dengan berat mencapai 20 kg itu sontak membuat geger warga sekitar. Pria yang menemukannya, awalnya hanya ingin menyegarkan diri di sungai, namun justru dibuat tegang karena nyaris saja menyentuh ‘bom’ yang bisa meledak kapan saja.

“Temannya langsung membawa alat detektor logam untuk memastikan, dan ternyata benda itu memang dari bahan besi berat. Karena khawatir meledak, benda itu mereka bawa pulang, lalu lapor ke polisi,” terang IPTU L. Brata Kusnadi, Kasi Humas Polres Lombok Tengah. Dalam keterangan yang diterima media ini, Sabtu 5 April 2025.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Warga Dompu Antusias Ikut Jalan Sehat Bareng Bang Zul

Sontak, laporan ini menggerakkan tim elit Gegana Satbrimob Polda NTB bersama jajaran Polres Loteng yang langsung meluncur ke lokasi kejadian seperti dalam film aksi.

“Tim Gegana memastikan benda tersebut adalah proyektil jenis High Explosive. Artinya ini bukan main-main, benda ini bisa memicu ledakan besar jika salah penanganan,” ungkap IPTU Brata dengan nada serius.

Baca Juga :  Ditemukan di Tepi Jalan, Berakhir di Pelaminan: Kisah Bayi ‘Pemersatu’ Dua Keluarga di Sumbawa, Cinta Akhirnya Disahkan

Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan standar pengamanan tinggi, layaknya operasi militer. Warga diminta menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko ledakan saat proses pendisposalan dilakukan.

Polres Lombok Tengah mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh apalagi memindahkan benda asing mencurigakan, terutama yang menyerupai amunisi, dan segera menghubungi pihak berwenang.

“Jangan ambil risiko. Nyawa taruhannya. Laporkan secepatnya jika menemukan benda mencurigakan,” tegas Kapolres AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K.

Hebatnya, tragedi bisa dicegah karena kecepatan warga dan respon aparat yang sigap.

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru