Mbojo di Ambang Krisis! Musyawarah Akbar Ulama dan Tokoh Islam Bima Bongkar Carut-Marut Blokir Jalan, Narkoba, dan Kemiskinan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST, Bima – Lantunan ayat suci Al-Quran yang menggema dari Masjid Agung Al-Muwahidin menjadi pembuka sebuah pertemuan akbar yang penuh makna Mbolo Nae Ulama Ro Ama Rasa Dana Mbojo atau Musyawarah Akbar Ulama dan Para Tokoh Umat Islam Bima Se-Indonesia, Kamis 3 April 2025. Acara ini menjadi sorotan tajam karena mengangkat persoalan pelik yang mengancam ketenangan tanah Mbojo: maraknya blokir jalan, penyebaran narkoba, dan kemiskinan yang terus membelenggu.

Forum ini diinisiasi oleh Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya dengan mengusung tema “Kambali Mbojo Mantoi”. Tokoh-tokoh penting dari berbagai penjuru turut hadir, termasuk Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Bima Ny. Anita H. Irfan, Walikota Bima H. A. Rahman Abidin, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, serta sejumlah tokoh agama dan ulama berpengaruh.

Baca Juga :  KPK Diminta Usut Keterlibatan Sekda, Eliya dan Maqdis Terkait Kasus Korupsi M Lutfi

Dalam pidatonya yang berapi-api, Bupati Bima menegaskan bahwa “Kambali Mbojo Mantoi” bukan sekadar slogan kosong.

“Ini adalah panggilan sejarah. Bima harus kembali menjadi negeri yang damai, beradab, dan bermartabat. Tidak ada lagi perpecahan, tidak ada lagi konflik horizontal. Kita harus bersatu,” serunya di hadapan ratusan peserta musyawarah.

Sementara itu, Walikota Bima H. A. Rahman Abidin menyampaikan, bahwa musyawarah Akbar ini merupakan momentum besar untuk membahas permasalahan umat Islam khususnya di Bima.

Wali Kota Bima mengapresiasi atas gagasan Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya dan berharap kegiatan ini bukan hanya seremoni tetapi diskusi mendalam beragam permasalahan sehingga akan lahir gagasan konstruktif semua aspek.

“Kembalinya Mbojo mantoi, Mbojo yang aman, Mbojo yang nyaman, Mbojo yang damai dan Mbojo yang membanggakan, dan saat ini sudah mulai ada pergeseran,” ujar Wali Kota Bima.

Baca Juga :  Singgug Soal Kondusifitas Daerah Hingga Sengketa Pilkada, Bardam Nusa Ajak Dukung Investor Masuk NTB

Aji Man sapaannya menyebut bahwa peran ulama sangatlah penting untuk bersinergi menciptakan iklim yang kondusif bagi kemajuan Kota dan Kabupaten Bima. Program-program pembangunan yang telah dicanangkan, peningkatan kualitas pendidikan islam, penataan kota, pemberantasan kemiskinan dan narkoba memerlukan dukungan penuh dari para ulama.

“Potensi Bima sangatlah besar, namun semua itu tidak akan bisa berkembang kalau masyarakat kita masih suka dikit-dikit blokir jalan,” pungkasnya.

Acara ini ditutup dengan momen bersejarah: pengguntingan pita sebagai simbol peluncuran Majelis Syuro Dana Mbojo. Wadah ini digadang-gadang menjadi forum strategis untuk menyatukan visi dan merancang langkah-langkah konkret demi kebangkitan kembali tanah Mbojo.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB