Terbongkar! Gudang Main Curang Soal Harga Jagung, Bupati Dompu Murka, Ancam Tutup Tanpa Ampun

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Harga jagung di Kabupaten Dompu kembali menjadi sorotan.

Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E., bersama Wakil Bupati Syirajuddin, SH, Dandim 1614/Dompu Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, S.T., M.M., Ketua DPRD Ir Muttakun, Sekda Dompu, serta sejumlah OPD, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga gudang besar di Kecamatan Manggelewa, Rabu 19 Maret 2025.

Sidak Gudang, Ada Apa?

Tujuan utama sidak ini adalah untuk memastikan harga jagung di tingkat petani benar-benar sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 5.500 per kilogram, sebagaimana ditetapkan sejak 1 Februari 2025. Namun, fakta di lapangan menunjukkan petani masih menerima harga jauh di bawah ketentuan, yakni Rp 4.500 hingga Rp 4.600/kg untuk jagung dengan kadar air 15 persen.

Baca Juga :  NTB Teriak di Sidak DPR RI: Pusat Rampas Dana Perikanan, Wewenang Daerah Dipreteli

Gudang yang Disidak:
1. PT Segar Agro Nusantara
2. PT Sinar Agro Gemilang
3. PT Subur Mega Perkasa

Bupati Dompu Geram!

Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa tidak boleh ada permainan harga yang merugikan petani. Ia meminta gudang-gudang jagung untuk menyerap hasil panen petani sesuai HPP yang telah ditetapkan, yakni Rp 5.500/kg dengan kadar air 17 persen.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan pemerintah benar-benar dijalankan di lapangan. Tidak boleh ada pihak yang bermain di tengah penderitaan petani,” tegasnya di hadapan para pemilik gudang.

Dandim 1614/Dompu: Jangan Permainkan Nasib Petani

Dandim 1614/Dompu, Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, turut menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawasi harga jagung dan tidak akan tinggal diam jika ditemukan pelanggaran.

Baca Juga :  Ribuan Dokter Indonesia Bakal Berkunjung Ke Sejumlah Tempat Wisata Di NTB

“Petani adalah tulang punggung perekonomian daerah. Jika mereka dirugikan, kita semua yang akan merasakan dampaknya,” tegasnya.

DPRD Dompu Apresiasi Langkah Cepat Bupati

Ketua DPRD Dompu, Muttakun, yang ikut mendampingi sidak, mengapresiasi langkah cepat Bupati dalam merespons keluhan petani.

“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh Bupati dan Ketua DPRD beserta anggota. Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat,” ujarnya.

Sidak Ini Alarm Serius!

Pemerintah Kabupaten Dompu memastikan akan mengawasi ketat proses jual beli jagung agar petani mendapatkan harga yang layak.

“Jika permainan harga terus terjadi, maka tindakan tegas akan diambil,”tegas Bambang Firdaus.

 

 

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 252 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB