SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Perubahan di Dusun Batu Alang terasa semakin nyata. Kampus Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) telah membawa dampak besar bagi daerah ini, tidak hanya dalam aspek pendidikan tetapi juga dalam geliat ekonomi masyarakatnya.
Hal ini terungkap dari pernyataan Gubernur NTB 2018-2023, DR. Zulkieflimansyah, saat berbincang tentang kuliner sederhana namun penuh cerita mie ayam dan bakso. Ia mengungkapkan bahwa sang istri, Niken Saptarini Widyawati, yang lahir dan besar di Jakarta, selalu memiliki selera khas ibu kota terhadap makanan.
“Bu Niken itu anak Jakarta. Kecil besar dan sekolah di Ibu Kota. Makanya selera makannya nggak bisa jauh dari mie ayam dan bakso,” ujarnya. Selasa 18 Maret 2025.
Namun, ada yang mengejutkan. Saat mencicipi mie ayam dan bakso di Dusun Batu Alang, ternyata rasanya lebih lezat dibandingkan dengan yang ada di Kota Sumbawa.
Kelihatannya sederhana, tetapi perubahan ini mencerminkan transformasi yang terjadi di Batu Alang. Sepuluh tahun lalu, sebelum kehadiran UTS, wilayah ini jauh berbeda. Kini, infrastruktur berkembang, aktivitas ekonomi meningkat, dan kehidupan masyarakat semakin dinamis.
Menariknya, penjual bakso yang mereka temui bukan sembarang pedagang. Mas Yunus, seorang mahasiswa semester 8 jurusan Bioteknologi UTS, adalah sosok di balik usaha tersebut. Tidak heran jika ia fasih berbicara tentang bakteri dan IGEM di Amerika dua topik yang mungkin jarang dikaitkan dengan seorang penjual bakso.
Kisah ini menjadi bukti bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dari langkah pertama. Perubahan yang kini dirasakan di Batu Alang adalah hasil dari keberanian untuk memulai sesuatu yang baru.
“Siapa yang menyangka 10 tahun lalu Batu Alang akan jadi seperti sekarang?” pungkas Zulkieflimansyah.










