IMM Dompu Gedor DPRD: Banjir, Gaji Buruh, dan Narkoba, Sampai Kapan Dibiarkan?

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, DOMPU – Gelombang keresahan masyarakat Dompu akhirnya memuncak. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Dompu tak lagi bisa berdiam diri. Dalam pertemuan yang berlangsung panas dengan Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Muttakun pada hari Minggu 9 Maret 2025. Pada kesempatan tersebut IMM melemparkan sederet tuntutan terkait persoalan daerah yang kian genting bencana ekologis, kesejahteraan tenaga kerja, dan ancaman narkoba yang semakin menggila.

Banjir Makin Parah, IMM Ultimatum: Saatnya Tobat Ekolog

Ketua IMM Dompu, Hafi Darmawan, dengan lantang menegaskan bahwa banjir yang kerap menghantam Dompu bukan sekadar musibah biasa, melainkan buah dari keserakahan manusia. Pembalakan liar, alih fungsi lahan, dan minimnya penghijauan membuat daerah ini semakin rapuh.

“Sudah cukup kerusakan ini dibiarkan! Infrastruktur bukan solusi tunggal. Kita butuh gerakan masif untuk menyelamatkan lingkungan, salah satunya dengan menanam mangrove dan menghentikan eksploitasi alam,” seru Hafi tegas. Senin 10 Maret 2025 dalam keterangan kepada media ini.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Ungkap Perampingan OPD Masih Panjang, Tegaskan Tak Ada ASN Non-Job

Gaji Buruh Tak Jelas, Honorer dalam Ketidakpastian

Selain isu lingkungan, IMM juga mempertanyakan nasib buruh dan tenaga honorer. Mereka mendesak DPRD untuk memastikan apakah gaji pekerja di Dompu sudah sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR). Lebih dari itu, IMM menuntut kejelasan nasib tenaga honorer yang terancam diberhentikan akibat larangan pengangkatan tenaga Non-ASN.

“Mereka sudah bertahun-tahun mengabdi, tapi justru dipinggirkan! Bagaimana mungkin daerah ini maju kalau mereka yang telah bekerja lama justru dibiarkan tanpa kepastian?” ujar IMM dengan nada geram.

Narkoba Masuk Desa, Masa Depan Generasi Muda Terancam.

Yang lebih mengkhawatirkan, IMM mengungkap fakta bahwa peredaran narkoba di Dompu semakin merajalela, bahkan telah menjangkau pelosok desa. Mereka mendesak pemerintah daerah dan aparat hukum untuk tidak lagi setengah hati dalam memerangi kejahatan ini.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Hassanudin Raih Anugerah KPI 2024

“Narkoba bukan sekadar ancaman, tapi sudah jadi bom waktu bagi masa depan Dompu. Jika dibiarkan, generasi muda akan hancur. Kami menuntut tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” tegas IMM.

DPRD Menanggapi, Tapi Apa Hanya Sekadar Retorika?

Menanggapi tuntutan IMM, Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun, mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam menyuarakan keresahan rakyat. Ia mengakui bahwa IMM tidak datang untuk meminta bantuan materi, melainkan menawarkan tenaga, pemikiran, dan solusi konkret untuk pembangunan daerah.

“Langkah IMM ini membuktikan bahwa pemuda bukan hanya penonton, tetapi pelaku perubahan. Kami akan menindaklanjuti aspirasi ini dan memastikan Dompu lebih maju, sejahtera, religius, dan berbudaya,” ujar Muttakun.

 

Berita Terkait

KPU NTB Gelar ‘Sekolah Demokrasi’ di Lombok Barat, Warning Keras: Jangan Tukar Masa Depan dengan Uang Tunai
Cedera Serius di Rinjani, Pendaki Malaysia Diterbangkan ke Bali untuk Dirawat, Bukan di RSUD NTB
Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Rinjani Berhasil, Korban Diterbangkan ke Rumah Sakit di Bali
Jaga Demokrasi Tak Cukup di Kantor, Bawaslu NTB Usul Touring Bareng KPU
Pemprov NTB Dukung Penuh 5 Raperda Prakarsa DPRD, dari Bale Mediasi hingga Perang Melawan Pinjol dan Judol
Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan
Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB
Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

KPU NTB Gelar ‘Sekolah Demokrasi’ di Lombok Barat, Warning Keras: Jangan Tukar Masa Depan dengan Uang Tunai

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:44 WIB

Cedera Serius di Rinjani, Pendaki Malaysia Diterbangkan ke Bali untuk Dirawat, Bukan di RSUD NTB

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:21 WIB

Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Rinjani Berhasil, Korban Diterbangkan ke Rumah Sakit di Bali

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:08 WIB

Jaga Demokrasi Tak Cukup di Kantor, Bawaslu NTB Usul Touring Bareng KPU

Senin, 25 Mei 2026 - 16:40 WIB

Pemprov NTB Dukung Penuh 5 Raperda Prakarsa DPRD, dari Bale Mediasi hingga Perang Melawan Pinjol dan Judol

Berita Terbaru