Hidupkan Kembali Surga Tersembunyi, DPRD Dompu Tinjau Wisata Pemandian Madaprama yang Terbengkalai

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 14:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Setelah satu dekade dibiarkan terbengkalai, Pemandian Mada Prama akhirnya mendapat perhatian serius. Destinasi wisata yang dulu menjadi kebanggaan masyarakat ini siap direvitalisasi setelah kunjungan resmi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Dompu bersama anggota Komisi 3, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat beberapa hari lalu.

Dari Surga yang Terlupakan ke Destinasi Impian

Mada Prama pernah menjadi primadona wisata alam di Dompu. Keindahan alamnya memikat banyak pengunjung, namun selama 10 tahun terakhir, tempat ini justru berubah menjadi kawasan mati tanpa perawatan. Fasilitas rusak, akses jalan tak memadai, dan minimnya perhatian dari pemerintah membuat tempat ini kehilangan pesonanya.

Baca Juga :  Pilgub NTB 2024: Fenomena Bubarnya Relawan Iqbal-Dinda

Kini, harapan baru mulai menyala. Kunjungan langsung DPRD Dompu dan tokoh masyarakat membuka peluang besar bagi kebangkitan Mada Prama. Tak sekadar wacana, ada komitmen kuat untuk mengembalikan kejayaan pemandian alam ini!

Anggota DPRD Gerindra: Ini Saatnya Mada Prama Bangkit

Kurniawan, anggota DPRD Kabupaten Dompu dari Partai Gerindra, optimistis bahwa Mada Prama bisa kembali menjadi magnet wisatawan jika pemerintah serius dalam melakukan pembenahan.

“Insya Allah, kami ingin melihat langsung kondisi Mada Prama dan mencari solusi agar bisa diperbaiki serta dikelola dengan lebih baik. Kami berharap tempat ini kembali menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya mempercantik daerah, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu

Potensi Ekonomi Besar, Jangan Sampai Disia-siakan.

Jika dikelola dengan baik, Mada Prama tak hanya akan menjadi spot wisata favorit, tapi juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. Mulai dari warung makan, penyewaan perlengkapan wisata, hingga homestay, semua bisa berkembang pesat jika wisata ini kembali hidup.

Tokoh masyarakat setempat pun berharap pemerintah tidak sekadar bicara, tetapi benar-benar bertindak.

“Dulu tempat ini ramai, banyak wisatawan datang. Tapi karena kurangnya perhatian, akhirnya terbengkalai. Kami berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan ini agar Mada Prama bisa lebih baik dari sebelumnya,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

 

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita
NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik
Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting
Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi
Kota Mataram Juara Umum Festival LASQI NTB 2026, Wagub Umi Dinda Soroti Regenerasi
Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat
Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi
Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Kota Mataram Juara Umum Festival LASQI NTB 2026, Wagub Umi Dinda Soroti Regenerasi

Berita Terbaru

Panitia Pelaksana Melakukan Proses Identifikasi dan Verifikasi Pemilih Menggunakan Sistem E-voting Dalam Pilkades Serentak di 21 Desa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Pemerintahan

Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting

Senin, 26 Okt 2026 - 12:13 WIB