Peringatan Keras! Wakil Bupati Dompu Syirajuddin: Integritas Aparatur Tak Bisa Ditawar

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025, sebuah sistem pengawasan ketat untuk menekan praktik korupsi di daerah. Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, bersama jajaran pejabat daerah, turut hadir dalam rapat Zoom Meeting yang membahas langkah-langkah strategis guna memperkuat transparansi dan tata kelola pemerintahan.

Good Governance Harga Mati, Dompu Siap Terapkan 111 Indikator Pencegahan Korupsi

Peluncuran MCP 2025 menghadirkan 8 area pencegahan, 16 sasaran, dan 111 indikator, yang dirancang untuk mengukur efektivitas pemerintah daerah dalam upaya pemberantasan korupsi. Sekda Dompu, Gatot Gunawan Putra Perantauan, SKM., M.MKes, serta Plt. Inspektur Inspektorat Hj. Daryati Kustilawati, SE., M.Si, turut serta dalam diskusi penting ini.

Baca Juga :  Sekda Ungkap 2 Hal Penting Dalam Pembangunan Ekonomi NTB 2025

Kehadiran Wakil Bupati Dompu dalam acara ini menegaskan komitmen Pemkab Dompu untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Wakil Bupati Tegaskan Komitmen Good Governance

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH, menegaskan bahwa menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa merupakan komitmen utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Upaya ini harus dimulai dengan pencegahan dini terhadap tindakan koruptif, yang berawal dari kesadaran dan komitmen setiap individu dalam pemerintahan,” tegas Syirajuddin dalam keterangan resminya, Kamis 6 Maret 2025.

Untuk itu, ia mengharapkan agar aparatur di Dompu memiliki integritas dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, sehingga mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan daerah.

Baca Juga :  Bongkar Mafia DAK, APPM NTB Desak Kapolda Hadi Gunawan Tunjukkan Taring Lewat DAK

“Dengan komitmen yang kuat, harapan bersama menuju Dompu Maju dapat terwujud, memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Mantan Ketua Komisi I DPRD NTB 2019-2024 ini juga menekankan bahwa komitmen pemberantasan korupsi bukan hanya sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan yang ketat dalam setiap aspek pemerintahan.

“Dengan demikian, pemerintahan yang bersih dan berwibawa bukan hanya menjadi cita-cita, tetapi menjadi kenyataan demi kemajuan Dompu yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan
Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat
Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya
SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru
Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini
Bupati Sumbawa Jemput Bola ke NAM Air, Dorong Rute Baru Pacu Investasi dan Ekonomi
Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan
KPU NTB Gandeng BKKBN, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilih Pemula
Berita ini 427 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:31 WIB

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:03 WIB

Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:02 WIB

SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:52 WIB

Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini

Berita Terbaru