Tragis! Pria 24 Tahun di Suranadi Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat – Warga Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, digemparkan oleh penemuan seorang pria berusia 24 tahun yang tewas tergantung di dalam kamarnya pada Minggu (02/03/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Polsek Narmada Polresta Mataram segera merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung dengan pintu kamar yang terkunci dari dalam. Saksi yang curiga kemudian mendobrak pintu dan menemukan korban sudah tergantung menggunakan selendang.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Gercep! Buka Bazar Pangan Murah untuk Redam Kenaikan Harga Jelang Lebaran

“Saat pintu berhasil dibuka, korban sudah dalam posisi tergantung. Saksi sempat mencoba menurunkan korban dengan harapan masih bisa diselamatkan, tetapi tubuhnya sudah kaku dan tidak bernapas,” ungkap Kapolsek Narmada, AKP Ahmad Majemuk, S.Pd., Minggu malam.

Tim kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Suranadi yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan. Hasilnya, korban dinyatakan meninggal dunia dengan tanda-tanda khas jeratan di leher serta kekakuan tubuh yang menunjukkan bahwa kematian telah terjadi beberapa waktu sebelum ditemukan.

Baca Juga :  Tidak Ada Kata Damai Kasus Dugaan Asusila Oknum Polisi Polres Bima Kota

Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

 

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru