‘Tidak Benar’ Ada Gangster Motor di Kota Mataram, Polisi Minta Masyarakat Cerdas Bermedsos

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili sebutkan dengan tegas bahwa Geng Motor atau Gangster di Kota Mataram tidak ada.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa di Kota Mataram tidak ada Geng motor atau Gangster seperti yang dinarasikan di Medsos. Akan tetapi kelompok atau club motor memang benar ada,”kata Kasat Reskrim saat diwawancarai media ini di Polresta Mataram, Jumat (21/02/2025).

Terkait peristiwa Penganiayaan di Jalan Adisucipto dekat bundaran eks Bandara Kasat Reskrim mengatakan dengan tegas bukan dilakukan oleh Geng Motor atau Gangster tetapi oleh Masyarakat biasa yang diduga anggota salah satu kelompok Motor.

Hingga saat ini Pelaku penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan mengingat minimnya informasi dan bukti-bukti di lokasi kejadian. Namun begitu mantan Kasat Reskrim Polres Sumbawa ini menyatakan komitmennya untuk dapat mengungkap pelaku penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  Polres Dompu Terima Laporan Dugaan Pencabulan Anak di Pajo, Proses Hukum Berjalan

Terkait beberapa foto maupun video yang beredar di Medsos Kasat Reskrim yang Kerap disapa Regi ini menjawab bahwa tidak seluruhnya apa yang disuguhkan di Medsos tersebut sudah terverifikasi dengan jelas. Karena lanjutnya ada beberapa foto karena peristiwa Lakalantas tetapi dalam narasinya disebut kejadian kriminal.

Oleh karena itu Ia sangat berharap agar masyarakat kota Mataram khususnya lebih cerdik menggunakan medsos.

“Kami berharap kepada pengguna Medsos agar Memposting peristiwa terlebih dahulu mengetahui secara jelas dari sumber yang berkompeten. Tidak asal memposting apalagi menerima kiriman dari orang lain langsung di posting tanpa mencari tahu kebenarannya, “jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Gudang Sabu Terselubung di Balik Rumah Petani Palsu di Dompu

Ia Mengimbau kepada masyarakat Kota Mataram agar tidak mudah terpancing dengan informasi melalui medsos karena dapat menimbulkan kecemasan bagi masyarakat umum.

Selain itu Ia meminta kepada masyarakat terutama para orang tua agar selalu memantau aktivitas anak-anaknya ataupun anggota keluarga lainnya dalam satu rumah serta melarang beraktivitas di luar rumah hingga larut malam.

“Selain mencegah tindakan kriminal baik menjadi pelaku maupun korban maka sebaiknya menghindari beraktivitas diluar hingga larut malam terutama bagi para remaja,”bebernya.

 

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality
NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak
Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah
NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:53 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:40 WIB

NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:31 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:18 WIB

Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah

Berita Terbaru