Diduga Terjadi Pemurtadan Dibalik Bantuan Gempa Lombok Oleh Turis Asing

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –Kasus dugaan aksi misionaris terselubung di Lombok yang melibatkan belasan turis asing menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sejak gempa Lombok 2018, para turis tersebut diduga memanfaatkan momen krisis untuk menjalankan kegiatan sosial, namun di balik itu, ada praktik doktrinasi agama yang secara perlahan memurtadkan warga. Metode yang digunakan sangat halus, dengan kedok bantuan kepada warga yang tengah sakit atau kesulitan, mereka mengajak warga untuk beralih keyakinan, namun tetap meminta mereka menjaga identitas Islam di KTP dan menjalankan salat lima waktu.

Praktik ini jelas menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran, terutama karena para korban diminta mencari jamaah baru dengan iming-iming beras dan mie instan. Lebih dari sekadar masalah agama, ini menyentuh isu kejujuran, transparansi, dan penghormatan terhadap kebebasan beragama yang menjadi fondasi bangsa ini. Cara yang manipulatif dan memanfaatkan kerentanan sosial jelas tidak etis.

Baca Juga :  HMI Cabang Dompu Tantang Kapolda NTB Bongkar Dugaan Aset Mewah Oknum Resnarkoba Dompu, Minta Tim Khusus Turun Tangan

Tindakan tegas dari pihak berwenang pada 19 Juli 2024 dengan penggerebekan pemberkatan di sebuah hotel di Senggigi adalah langkah yang patut diapresiasi. Masyarakat harus tetap waspada, sementara otoritas terkait perlu lebih intensif dalam memantau kegiatan yang berpotensi merusak harmoni sosial. Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama di Indonesia, sembari tetap melindungi mereka yang rentan dari segala bentuk eksploitasi kepercayaan.

Salah satu korban menceritakan bahwa para misionaris ini mendekati warga melalui bantuan sosial atau saat warga sedang sakit. Lambat laun, mereka mulai mengajarkan kepercayaan mereka hingga warga yang bersangkutan dibujuk untuk mengikuti upacara keagamaan.

“Saya dibaptis di perumahan. Kemudian suami saya juga didoktrin untuk ikut upacaranya,” ujar seorang korban perempuan yang enggan menyebutkan namanya, seperti dilansir dari akun Instagram @mataramnow pada, 16 Oktober 2024.

Baca Juga :  PT Berdikari dan Pemkab Bima Resmi Teken MoU, Bima Jadi Lokasi Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Nasional

Wanita tersebut memperlihatkan banyak gambar ritual keagamaan yang dibawa oleh para turis asing, mulai dari upacara keagamaan, pengajaran tentang tokoh mereka, lagu rohani, hingga proses pemberkatan. Korban tidak diminta meninggalkan sholat dan mengganti agama di KTP.

“Kita diminta tetap salat seperti biasa, tidak perlu mengganti KTP kita,” ungkapnya.

Namun, korban juga diminta untuk membaca kitab suci mereka secara rutin dan berdoa dengan diawali Bismillah serta ditutup dengan ‘Dalam Nama Isa Almasih.’ Bagi mereka yang bersedia akan diberikan hadiah berupa sembako untuk warga tersebut.

“Hanya saja, dalam doa kami diminta memulai dengan Bismillah dan mengakhiri dengan sebutan ‘Dalam Nama Isa Almasih’, itu yang diajarkan. Setelah itu, warga diberi 3 kilogram beras dan 10 bungkus Indomie,” jelasnya.

Berita Terkait

Willgo Zainar Kembali Pimpin HKTI NTB, Siap Perkuat Transformasi Pertanian Modern
Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sophian Hadiri Pelantikan Hanura Se-NTB, Serukan Kolaborasi
Tenun NTB Curi Panggung di IFW 2026, Karya QV by Viviana Tuai Sorotan
PKN NTB Beri Selamat Pengurus Baru Hanura, Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah
Umi Dinda Curi Perhatian di Indonesia Fashion Week 2026, Promosikan Tenun NTB ke Panggung Nasional
Gubernur Iqbal Bongkar Peran Prabowo dan OSO di Balik Keputusannya Maju Pilgub NTB
Dihadiri Iqbal-Dinda, Hanura Pastikan Dukung Iqbal Jika Kembali Bertarung di Pilkada NTB
OSO Titip 7 Pesan untuk Pengurus Hanura NTB: Jangan Cari Jabatan, Utamakan Rakyat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Willgo Zainar Kembali Pimpin HKTI NTB, Siap Perkuat Transformasi Pertanian Modern

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:29 WIB

Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sophian Hadiri Pelantikan Hanura Se-NTB, Serukan Kolaborasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Tenun NTB Curi Panggung di IFW 2026, Karya QV by Viviana Tuai Sorotan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:45 WIB

PKN NTB Beri Selamat Pengurus Baru Hanura, Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Umi Dinda Curi Perhatian di Indonesia Fashion Week 2026, Promosikan Tenun NTB ke Panggung Nasional

Berita Terbaru