Pilkada Lobar 2024: Pasangan Sumiatun-Ibnu, Dua-duanya Berpengalaman dan Saling Melengkapi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SumbawaPost,Lombok Barat- Peta perpolitikan di Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat menjelang pendaftaran Calon Kepala Daerah (Pilkada) pada bulan Agustus 2024 ini mulai terlihat terang-benderang. Kendati sudah banyak muncul baliho dan spanduk yang memuat sosok bakal calon bupati atau wakil bupati disepanjang jalan yang ada di Lombok Barat, namun baru belakangan ini komposisi pasangan calon mulai mengerucut, salah satunya pasangan Hj. Sumiatun – Ibnu Salim.

Partai politik yang memiliki legalitas mengusung pasangan calon juga mulai tampak mengerucut. Seperti yang belakangan ini santer beredar, koalisi Golkar-Perindo telah menetapkan mereka untuk maju berpasangan sebagai Calon Bupati – Calon Wakil Bupati untuk periode 2024-2029.

Menanggapi hal ini, salah satu pengamat politik ternama di Nusa Tenggara Barat, Doktor Ikhsan Hamid yang ditemui awak media di salah satu tempat perbelanjaan di Mataram menyampaikan bahwa kalkulasi politik yang dijalankan oleh Hj. Sumiatun sebagai inkumben dengan tidak terburu-buru mengumumkan calon pendamping dan partai pengusung, itu sudah tepat.

Baca Juga :  Hendri Satrio Sebut Bang Zul Dipercaya Prabowo Lanjutkan Pembangunan di NTB

“Saya melihat posisi beliau sebagai incumbent itu sudah benar, hitungan dan kalkulasi itu sudah tepat karena Hj. Sumiatun memiliki potensi secara elektoral yang bagus dan itu terbukti dengan beliau memuncaki hasil survei tertinggi di beberapa lembaga survei,” terangnya, Sabtu 10 Juli 2024

Selain itu, Ikhsan Hamid juga menjelaskan bahwa Hj. Sumiatun yang sudah memiliki basis pemilih militan sepertinya telah mampu membaca peta politik secara geografis sehingga memilih Ibnu Salim sebagai calon pendampingnya, tidak semata-mata hanya kebutuhan persiapan tata kelola pemerintahan nantinya.

“Ibu Atun punya basis kuat, secara wilayah Ibnu Salim juga akan membawa dampak elektoral. Selain soal wilayah, saya kira banyak hal yang menguntungkan paket ini karena Ibnu Salim sebagai figur wakil juga tidak datang dengan chek kosong, pasangan ini menjadi ideal karena saling mengisi”. Papar, Ikhsan Hamid.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, 13.970 PPPK Paruh Waktu Bima Digaji Mulai Rp300 Ribu per Bulan

Dilanjutkan Ikhsan Hamid bahwa pasangan Sumiatun – Ibnu Salim adalah pasangan yang memadukan dua figur yang syarat akan pengalaman, dimana Hj. Sumiatun yang notabene berpengalaman secara Politik dengan pernah menjadi DPRD Kabupaten, Wakil Bupati hingga menjadi Pj. Bupati Lombok Barat dan Ibnu Salim berpengalaman pada dunia birokrasi dengan mulai perjalanannya merintis pada level terbawah sebagai ASN hingga menjadi eselon 2, sebagai inspektorat sampai menjadi Pj. Sekda hingga pernah menjadi Pj. Bupati.

“Dua-duanya berpengalaman, satu di dunia politik dan satunya lagi di dunia birokrasi. Dua-duanya bahkan pernah menjadi Pj. Bupati, paket ini sempurna soal pengalaman,” Lanjutnya

“Kemampuan personal seorang calon bisa menjadi alasan pemilih rasional untuk menjatuhkan pilihannya, saya kira Hj. Sumiatun – Ibnu Salim sudah terbukti, itu sebagai modal meyakinkan pemilih rasional. Secara kapasitas pasangan ini tepat karena kombinasi politisi-birokrat, atas semua itu saya berkesimpulan pasangan ini akan tampil meyakinkan,”pungkasnya.

Berita Terkait

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Berita Terbaru