Sebanyak 9 Daerah di NTB Gelar PSU Saat Pemilu 2024, Bawaslu Ingatkan Jangan Sampai Terulang di Pilkada

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Badan Pengawas Pemilihan Umum Nusa Tenggara Barat (Bawaslu NTB) menggelar kegiatan Rapat Evaluasi Hasil Pengawasan Penetapan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2024 yang diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTB pada Senin 22 Juli 2024 di Kota Mataram

Anggota Komisioner Bawaslu NTB, Hasan Basri, menegaskan beberapa hal yang harus ditingkatkan dan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan pengawasan Pemilihan 2024 lalu.

“Yang menjadi catatan kita bersama adalah adanya PSU (pemungutan suara ulang-red) di 9 kabupaten/Kota, hal ini jangan sampai terulang lagi di Pemilihan Serentak nanti,” ungkap Hasan dalam keterangan yang diterima media ini, Selasa 23 Juli 2024.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Bawaslu Kota Mataram tersebut juga menyampaikan kepada jajarannya untuk lebih efektif dalam melakukan kerja pengawasan. Kinerja kehumasan, menurutnya menjadi hal yang perlu untuk ditingkatkan. Hasan menambahkan, meskipun survei Litbang Kompas menunjukkan banyak masyarakat yang familiar dengan Bawaslu, namun masih ada kelompok masyarakat yang tidak tahu kinerja Bawaslu.

Baca Juga :  72 Pejabat NTB Dimutasi, Akademisi: Baru 40 Persen Sesuai Meritokrasi, Sisanya Gimik Politik

“Di sinilah tugas dan fungsi Humas harus dijalankan dengan baik, untuk mengedukasi masyarakat, terutama soal kerja kita, seperti pencegahan dan alur penanganan pelanggaran,” imbau Hasan.

Hal senada disampaikan oleh Anggota Bawaslu NTB, Syaifuddin, yang turut memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. Ia berpesan bahwa soliditas lembaga harus dijaga dan ditingkatkan untuk saling mendukung kinerja antar divisi.

Baca Juga :  Curhat di Unesa, Gubernur Iqbal Akui Beratnya Jadi Pemimpin NTB, Minta Kampus Bantu Cari Solusi

“Sebagai kesatuan lembaga, kita harus saling mendukung kinerja antar divisi, baik dalam pencegahan, penanganan pelanggaran, serta sengketa, peningkatan kapasitas SDM juga penting dilakukan,” jelas Syaifuddin.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Akademisi UIN Mataram, Muhammad Saleh Ending yang hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan beberapa poin penting mengenai refleksi pelaksanaan Pemilu 2024 di Provinsi NTB sebagai bahan evaluasi bagi Pengawas Pemilu.

“Kinerja Penyelenggara Pemilu sudah baik, namun masih ada PR untuk lebih meningkatkan sinergitas dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, termasuk dalam melaporkan dugaan pemilu, sehingga fungsi edukasi harus tetap dijalankan dan ditingkatkan oleh Bawaslu,” ujar Saleh Ending sebelum mengakhiri paparannya.

 

Berita Terkait

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:29 WIB

NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia

Berita Terbaru