SUMBAWAPOST.com | Lombok Tengah- Kabupaten Lombok Tengah kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Nusa Tenggara Barat. Pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026, Kafilah Lombok Tengah tampil gemilang dengan meraih 13 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu, sekaligus mengantarkan daerah ini meraih gelar Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026.
Prestasi membanggakan tersebut menjadi bukti konsistensi Lombok Tengah dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berprestasi di berbagai cabang lomba. Dominasi kafilah tuan rumah terlihat dari banyaknya peserta yang berhasil meraih posisi terbaik pertama pada sejumlah kategori bergengsi.
Peraih Terbaik I di antaranya M. Zaki Irsyad Batuta pada cabang Tilawah Anak-anak, Alhamudin dan Nindi Solehah pada Tilawah Cacat Netra, Maesarah pada Tilawah Dewasa, Wawan Hardian pada Qira’at Murattal Dewasa, Iqbal Ali Fikri pada kategori 20 Juz, serta Muhamad Haikal Afad dan Salwa Salsabila pada kategori 30 Juz.
Prestasi terbaik juga diraih Ary Pratama pada cabang Bahasa Inggris, tim Syarhil Qur’an yang dipimpin Febrian Arsi Paturrizki, Zian Hardian Fikri, dan Desi Ayu Armita Sari pada kategori Naskah, Muhammad Miftahurrizki Khairi pada Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta M. Fikrian Haikal pada Kaligrafi Digital.
Sementara itu, posisi Terbaik II diraih oleh Nopian Dini pada Tartil Al-Qur’an, M. Rizal Fadli dan Baiq Laila Furqani pada Tilawah Remaja, M. Iqbal Ziyaul Haq pada kategori 1 Juz dan Tilawah, serta Husna Nadia Nukman pada kategori 20 Juz.
Prestasi lainnya juga ditorehkan Fitriya Galby pada cabang Hiasan Mushaf, Maria Ulfa pada Dekorasi, Ahmad Luthfi pada Kaligrafi Kontemporer, Baiq Fadilatul Islamiah pada Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta Hani Ersanda pada Kaligrafi Digital.
Pada kategori Terbaik III, Lombok Tengah kembali menunjukkan kualitas kafilahnya melalui Annajmuttoriq Esa Damai pada Tartil Al-Qur’an, Lina Agustini pada Qira’at Mujawwad Dewasa, Manik Fatihi pada Qira’at Murattal Remaja, dan Lina Aprilia pada kategori 5 Juz dan Tilawah.
Selain itu, M. Rifki Sulistiawan dan Baiq Arin Fariha meraih prestasi pada cabang Bahasa Arab, Miftahudin pada Bahasa Indonesia, tim Fahmil Qur’an yang dipimpin Syifa Atus Soleha, serta Maulidan pada kategori Dekorasi.
Keberhasilan meraih 13 emas, 9 perak, dan 9 perunggu semakin menegaskan dominasi Lombok Tengah pada MTQ XXXI NTB 2026. Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras peserta, pelatih, pembina, dukungan pemerintah daerah, serta masyarakat yang terus mendorong lahirnya generasi Qurani yang berprestasi.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lombok Tengah dan diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Total Perolehan Kafilah Lombok Tengah:
1. 13 Medali Emas
2. 9 Medali Perak
3. 9 Medali Perunggu
Menanggapi keberhasilan Lombok Tengah sebagai tuan rumah sekaligus juara umum, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan MTQ yang sebelumnya mendapat apresiasi dari Kementerian Agama RI sebagai penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi bercita rasa nasional.
“Bagi kami apresiasi tersebut bukan sekadar pujian, melainkan kehormatan sekaligus amanah. Kami juga mendukung penuh semangat Bapak Gubernur untuk menjadikan Nusa Tenggara Barat sebagai Serambi Al-Qur’an. Serambi Al-Qur’an bukan hanya sebutan yang indah, namun harus tampak dalam perilaku masyarakatnya dalam kejujuran, keadilan, toleransi, semangat menolong, serta penghormatan kepada sesama manusia,” papar Bupati, saat menghadiri acara penutupan secara resmi MTQ XXXI NTB 20206.
Pathul Bahri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan tokoh lintas agama yang turut menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah terlibat aktif. Ucapan terima kasih dan penghargaan yang khusus juga kami sampaikan kepada saudara-saudara kita dari berbagai macam agama yang turut memberikan dukungan, menjaga keamanan, dan membantu pelayanan. Kebersamaan lintas agama ini adalah bukti bahwa kecintaan terhadap daerah dan kemanusiaan dapat mempersatukan kita,” tutupnya.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi menutup MTQ XXXI NTB sekaligus mengingatkan pentingnya pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi moral generasi muda di tengah derasnya perkembangan zaman.
“MTQ tentunya tidak hanya sekadar mencari yang terbaik, tetapi yang lebih utama mengingatkan kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat, para orang tua akan pentingnya menanamkan pendidikan Al-Qur’an di tengah kemajuan zaman yang tentunya Al-Qur’an insyaallah akan menjadi benteng yang sangat baik bagi generasi-generasi islami yang akan mewarisi estafet pembangunan di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.
Tema ‘Masmirah Mendunia, Menebar Rahmatan Lil’Alamin’ tidak hanya menghadirkan kemeriahan syiar Islam, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Ratusan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak usaha di kawasan halaman Kantor Bupati Lombok Tengah.
Wagub juga memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah, kafilah, dan dewan hakim yang telah menjaga kualitas pelaksanaan MTQ.
“Kepada seluruh bupati dan wali kota kami menghaturkan ucapan terima kasih karena seluruh kabupaten dan kota memastikan keterwakilannya. Tentunya juara bukan menjadi yang utama, tetapi menunjukkan bahwa setiap kabupaten kota memiliki Qori’ dan Qari’ah, sehingga akan tumbuh rasa persaudaraan. Apresiasi juga kami sampaikan kepada segenap dewan hakim yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab menjaga objektivitas dan integritas,” tambahnya.
Menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Wagub mengajak masyarakat menjadikan momentum MTQ sebagai penguat ukhuwah dan semangat membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Para juara yang lahir malam ini bukan hanya juara di tingkat provinsi, tetapi adalah duta Nusa Tenggara Barat yang akan membawa nama daerah kita ke tingkat nasional. Mereka adalah suara Al-Qur’an NTB di panggung Indonesia. Penutupan MTQ malam hari ini begitu istimewa, insyaallah besok kita akan menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus bersinergi,” pesannya.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










