SUMBAWAPost, Mataram – Pemerintah Provinsi NTB terus melakukan berbagai persiapan dan mengoptimalkan kesiapan fasilitas sarana dan prasarana yang baik demi kelancaran dan suksesnya NTB jadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2025.
Penjabat (Pj) Gubernur NTB Dr. Hassanudin, S.IP., MM., menyambut baik dan berharap event ini menjadi momentum untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dan pariwisata NTB yang lebih maju ke depannya.
“Saya bersyukur karena daerah kita dipilih jadi tuan rumah Fornas. Pemerintah mendukung,” ungkapnya saat menerima audiensi Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Pusat, Hayono Isman di ruang kerjanya. 12 Juli 2024.
Pj Gubernur NTB meminta kepada dinas terkait untuk terus mempersiapkan segala fasilitas sarana dan prasarana agar Fornas tahun depan berjalan lancar dan sukses.
“Diharapkan memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi masyarakat dan pariwisata di daerah NTB tercinta,”ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dispora NTB Drs. Tri Budi Prayitno, M.Si, saat ini Pemprov NTB terus mengoptimalkan kesiapan menjadi tuan rumah FORNAS VIII 2025 mendatang, tidak saja dari segi fasilitas sarana dan prasaran namun juga jumlah dan kualitas Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang ada di NTB. Hingga saat ini, Inorga di NTB sebanyak 58. Memang masih belum sebanyak Inorga Nasional tetapi terus bertambah dibandingkan tahun kemarin.
“Kami melakukan berbagai persiapan. Kami mempersiapkan berbagai venue dengan matang. Alhamdulillah kami juga sudah berkonsolidasi dengan KORMI dan kami juga sudah bertemu Inorga di NTB,” jelas Kadispora NTB.
Kadispora NTB juga memaparkan bahwa Pemprov NTB siap melaunching FORNAS 2025 pada bulan Juli mendatang. Pemprov NTB bahkan akan mengadakan PORDA 2024 sebagai pemanasan sebelum menggelar FORNAS di tahun 2025.
Sementara itu, Ketua KORMI Pusat Hayono Isman menjelaskan Fornas adalah festival untuk membangkitkan sosial ekonomi masyarakat secara nasional yang rutin dihelat setiap dua tahun. Provinsi NTB ditetapkan sebagai tuan rumah pada tahun 2025 yang memasuki edisi ke delapan.
“Fornas di NTB menjadi ajang untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dan pariwisata,” jelasnya.










