100 Pendaki di Indonesia Kelas Mountain EIGER 2024 Akan Taklukkan Gunung Rinjani Lombok 

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Ratusan Pendaki yang tergabung dalam Kelas Mountain dan Jungle Course EIGER 2024 mengikuti Mountain dan Jungle Course (MJC) 2024 untuk

yang ke-17 kalinya yang diselenggarakan Eiger adventure brand penyedia perlengkapan luar ruang asal Indonesia di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Peserta adalah hasil seleksi dari 1.150 peserta yang mendaftar, berhasil disaring menjadi 100 peserta terpilih yang mewakili puluhan provinsi di Indonesia.

Galih Donikara, EIGER Adventure Service Team Advisor sekaligus
penanggung jawab MJC 2024 menjelaskan, Rinjani menjadi lokasi karena tema pembelajaran kali ini
adalah tentang dokumentasi dalam perjalanan.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Ajak Warga Hidupkan Kembali Gerakan Satu Desa Satu Hafiz dan Maghrib Mengaji di Pembukaan STQH

“Agenda ini menjadi ruang belajar bersama, kelas untuk berlatih berkegiatan di alam terbuka,”ungkapnya, saat membuka acara MJC 2024 Rabu 24 Juli 2024, pukul 08:30 WITA.

Galih menyampaikan agenda ini akan menekankan pada diskusi dan belajar bersama untuk mengubah sikap, membangun sikap menjadi pendaki atau petualang yang bertanggung jawab.

“Setelah matang secara materi teori dan praktek, 100 orang pendaki akan melakukan simulasi final dengan mendaki sejumlah bukit di sekitar Rinjani, yakni Bukit Pergasingan, Bukit Anak Dara, Bukit Kanji, dan Bukit Dandaun,”bebernya.

Baca Juga :  Parade Raider MotoGP Mandalika 2024, Beberapa Akses Jalan ke Udayana dan Langko Ditutup Sementara

Puncak dari rangkaian Mountain dan Jungle Course EIGER 2024 akan dilakukan di hari Minggu 28 Juli 2024.

“Total 100 peserta akan melakukan pendakian bersama menuju puncak Rinjani dengan melalui rute
Sembalun juga Sajang, melakukan upacara bersama di puncak, sampai turun kembali melalui Torean pada Rabu 30 Juli 2024 dengan total perjalanan 3 hari 2 malam,” jelas Galih.

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB