Wejangan Pak Wabup Dompu Bikin Merinding ke Anggota DPRD NTB: Politik Itu Soal Syukur, Bukan Sekadar Jabatan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Sebuah momen penuh makna tersaji dalam obrolan hangat antara politisi muda dan politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Wakil Bupati Dompu yang juga tokoh senior PPP, Syirajuddin, memberikan nasehat mendalam yang menyentuh hati kepada salah satu Anggota DPRD NTB, Marga Harun. Minggu (22/06).

Tak sekadar basa-basi, wejangan itu datang dengan gaya khas Pak Wabup yang santai, sambil membakar sebatang rokok. Namun, dari kepulan asap itu, lahir kalimat bijak yang memantik kesadaran.

Baca Juga :  Kasus Anggota DPRD NTB Efan Limantika ‘Berakhir Damai’, Restorative Justice Resmi Tutup Perkara

“Setelan bakar rokok Ala pak Wabup. Beliau selalu menyampaikan pesan, tiada yang lebih indah selain dari mensyukuri nikmat beserta tetap setelan apa adanya,” ujar Marga Harun mengulang pesan yang ia terima. Senin (23/06).

Wejangan ini bukan sekadar kata-kata. Di tengah kehidupan politik yang penuh dinamika, pesan ‘setelan apa adanya’ menjadi pengingat penting bahwa kesederhanaan dan rasa syukur adalah kunci ketenangan, bahkan di arena kekuasaan.

Baca Juga :  Kasus Gugatan 105 Miliar, DPRD NTB Siap Menghadapi Upaya Banding Aktivis

Momen ini menjadi bukti bahwa di balik jabatan, politik masih punya ruang untuk nilai-nilai kemanusiaan dan keikhlasan.

“Di tengah ambisi politik, setelan rokok ala Pak Wabup justru menyulut inspirasi sederhana tapi dalam. Bahwa Hidup tak perlu dibuat rumit. Syukuri, dan jalani apa adanya,”ucap Anggota Komisi I DPRD NTB Marga Harun.

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru