SMKN 1 Lembar Panen 2 Ton Udang Vaname, Teaching Factory Buktikan SMK NTB Siap Saing di Dunia Industri

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Lombok Barat- Inovasi pembelajaran vokasi di NTB kembali menunjukkan hasil nyata. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB turun langsung memimpin panen perdana siklus keempat budidaya udang vaname yang dikelola SMKN 1 Lembar, Kamis (20/11). Hasilnya membuat banyak pihak tercengang. Total panen mencapai 2 ton dari kolam seluas 30 meter persegi, dengan rata-rata panjang udang mencapai 20 sentimeter.

Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa pendekatan Teaching Factory yang menyatukan pembelajaran kelas dengan praktik dunia usaha dan industri bukan hanya konsep, tetapi telah menghasilkan output konkret dan berkualitas. Para siswa terlibat langsung dalam seluruh proses budidaya, mulai dari penebaran benur, perawatan, hingga panen, sehingga pengalaman belajar mereka benar-benar menyerupai standar industri agromaritim.

Baca Juga :  Menteri Pendidikan Turun ke NTB, Gubernur dan Ketua DPRD Bahas Masa Depan Sekolah di Bumi Gora

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H. Lalu Hamdi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti bahwa SMK mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri.

Beliau menyampaikan, Capaian panen ini menunjukkan kemampuan SMK dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual yang bermakna dan produktif. “Pembelajaran vokasi harus terus bergerak mengikuti perkembangan dunia industri agar mampu mencetak lulusan yang kompeten, siap kerja, dan berdaya saing tinggi,”ungkap H. Lalu Hamdi.

Baca Juga :  NTB Punya Sinar Panjang, Bukan Cuma Harapan! Gubernur Iqbal: Matahari Kami Bisa Terangi Bali Sampai NTT 

Ia juga mendorong sekolah-sekolah vokasi di NTB untuk meniru langkah progresif SMKN 1 Lembar, “terutama pada sektor agromaritim yang memiliki peluang besar bagi pengembangan Ekonomi Daerah,”terangnya.

Keberhasilan panen dua ton ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa pembelajaran vokasi di NTB telah berada pada jalur yang tepat, sekaligus memperlihatkan kemampuan sekolah dalam membangun kolaborasi kuat dengan dunia industri serta menumbuhkan potensi kewirausahaan di lingkungan pendidikan.

 

Berita Terkait

Calendar of Event Lombok Barat 2026 Diluncurkan, 32 Agenda Wisata Ditargetkan Genjot Ekonomi Daerah
Tradisi Sakral Lombok Barat Tembus Nasional, Pujawali dan Perang Topat Resmi Masuk 110 Kharisma Event Nusantara 2025
Perang Topat Lingsar Kembali Menggema! Tradisi Toleransi Lombok Barat Raih Kharisma Event Nusantara 2025, UMKM Ikut Panen Berkah
NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata
Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk
Rinjani Tak Boleh Rusak, Gubernur NTB Dorong Geopark Berbasis Pelestarian, Budaya, dan Pariwisata Berkualitas
Ngopi Bareng Berujung Dukungan, PSOI NTB Bidik PT Amman untuk Masa Depan Surfing NTB
Nilai Tukar Petani NTB November 2025 Naik 1,61 Persen, Ini Penyebabnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 23:00 WIB

Calendar of Event Lombok Barat 2026 Diluncurkan, 32 Agenda Wisata Ditargetkan Genjot Ekonomi Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:35 WIB

Tradisi Sakral Lombok Barat Tembus Nasional, Pujawali dan Perang Topat Resmi Masuk 110 Kharisma Event Nusantara 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:11 WIB

Perang Topat Lingsar Kembali Menggema! Tradisi Toleransi Lombok Barat Raih Kharisma Event Nusantara 2025, UMKM Ikut Panen Berkah

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:00 WIB

NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:42 WIB

Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk

Berita Terbaru