SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Di balik semarak penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026, tersimpan dampak Ekonomi yang diproyeksikan memberi manfaat besar bagi berbagai sektor usaha di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ribuan Atlet, Ofisial, Tamu, dan pengunjung yang hadir diperkirakan mampu menggerakkan perputaran Ekonomi hingga Rp100 miliar selama pelaksanaan ajang Olahraga terbesar di tingkat Provinsi tersebut.
Proyeksi itu disampaikan Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi saat Konferensi Pers dengan didampingi Sekretaris KONI NTB Nurhaedin dan perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB Agus Sukmayadi di Media Center Porprov XII NTB, Hotel Grand Madani Mataram, Kamis (16/7/2026).
Menurut Mori, dampak Ekonomi Porprov XII sudah mulai terasa bahkan sebelum pembukaan resmi digelar. Salah satu indikatornya adalah tingginya tingkat hunian hotel yang digunakan untuk menampung kontingen dan tamu dari berbagai daerah.
“Saat ini saja, sekitar 4.200 kamar hotel telah dipesan untuk kebutuhan kontingen dan tamu sehingga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi sektor perhotelan, UMKM, Transportasi hingga jasa lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan Porprov XII diperkirakan lebih dari 150 ribu penonton akan menyaksikan berbagai pertandingan yang digelar di enam daerah penyelenggara. Kehadiran Ribuan Atlet, Ofisial, Pengurus KONI Pusat, Pengurus Cabang Olahraga, hingga Wisatawan Olahraga diyakini akan mendorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat.
“Kalau melihat antusiasme masyarakat, kami optimistis perputaran ekonomi tahun ini bisa dua kali lipat dibanding Porprov sebelumnya,” katanya.
Selain menjadi penggerak ekonomi, Mori menegaskan penyelenggaraan Porprov XII juga tetap mengedepankan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel.
Ia mengungkapkan, total kebutuhan anggaran penyelenggaraan mencapai sekitar Rp14 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp8,8 miliar bersumber dari APBD Provinsi NTB, sedangkan sisanya berasal dari dukungan sponsor dan partisipasi dunia usaha.
Beberapa sponsor utama yang mendukung penyelenggaraan Porprov XII di antaranya PT Amman Mineral Indonesia sebesar Rp1 miliar, Bank NTB Syariah sebesar Rp500 juta, serta dukungan PT Damri berupa armada bus operasional dengan nilai lebih dari Rp200 juta. Dukungan juga datang dari Angkasa Pura, ASDP, Hotel Grand Madani, sanggar seni, hingga berbagai pelaku usaha lainnya.
“Kami tetap menjaga transparansi. Tidak boleh ada pembiayaan ganda. Mana yang dibiayai APBD, mana yang dibiayai sponsor semuanya dipisahkan secara jelas,” tegas Mori.
Menurutnya, Porprov XII tidak hanya menjadi ajang lahirnya atlet-atlet terbaik menuju PON XXII Tahun 2028, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan Ekonomi Daerah. Tingginya Okupansi Hotel, meningkatnya aktivitas UMKM, sektor Kuliner, Transportasi, hingga jasa menjadi bukti bahwa Olahraga mampu memberikan efek berganda (Multiplier effect) bagi perekonomian Masyarakat NTB.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










