NTB Sabet Juara Digital Nasional, Wagub Umi Dinda: Kita Motor Transformasi Indonesia Timur

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 10 pemerintah daerah di NTB sukses meraih kategori ‘digital’ dalam ajang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2024. Capaian ini mengukuhkan NTB sebagai peraih penghargaan Championship TP2DD untuk wilayah Nusampua, yang mencakup Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa NTB tak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga mampu memimpin dalam era digitalisasi.

Baca Juga :  3.628 Bidang Tanah Transmigrasi NTB Masih ‘Nganggur’, Sertifikatnya Hilang di Ujung Janji

“Kita harus menjadi contoh bagi daerah lain. Mari seluruh pemda bersinergi. Bukan hanya dalam menyusun program, tetapi dalam mengeksekusinya secara nyata dan terukur,” tegas Wagub saat menyampaikan sambutan dalam High Level Meeting dan Asistensi Championship TP2DD Pemerintah Provinsi NTB di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Kamis (15/5).

Wagub juga menekankan pentingnya percepatan integrasi sistem pembayaran digital di seluruh lingkup pemerintahan daerah. Menurutnya, literasi digital tidak hanya harus ditingkatkan di kalangan ASN, tetapi juga di kalangan pelaku usaha dan masyarakat luas. Ia menyoroti pentingnya inovasi pelayanan publik yang berbasis data dan teknologi agar transformasi digital benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Meski begitu, ia tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih harus dihadapi. Mulai dari kesenjangan infrastruktur di beberapa daerah, rendahnya kepercayaan publik terhadap transaksi non-tunai, hingga belum optimalnya sinergi kebijakan antarinstansi.

“Ini memang membutuhkan sosialisasi yang lebih mendalam di tengah-tengah masyarakat kita. Untuk meningkatkan kepercayaan publik itu sendiri (pada transaksi non-tunai),” ujarnya.

Berita Terkait

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026
Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional
Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB
Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!
Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram
Kopi NTB Dilirik Turki dan Inggris di TEI 2026
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB

Berita Terbaru