NTB Gedor Senayan, Pansus II DPRD NTB Desak Perlindungan Total untuk Pekerja Migran

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Dalam upaya memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat, Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi NTB melakukan kunjungan kerja ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Mei 2025.

Kunjungan ini difasilitasi dan didampingi oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi NTB, sebagai bagian dari agenda koordinasi pembahasan dan pendalaman materi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Pekerja Migran Asal Provinsi NTB.

Sebanyak 16 orang turut serta dalam kunjungan tersebut, terdiri dari anggota Pansus II, tim pendamping, serta Sekretariat DPRD Provinsi NTB. Ranperda ini disusun sebagai respon terhadap tingginya angka keberangkatan pekerja migran asal NTB, sekaligus menjawab kompleksitas persoalan yang kerap dihadapi para PMI, baik di tahap pra-penempatan, penempatan, hingga purna penempatan.

Baca Juga :  Sehari, Dua Bencana Landa Bima: Jalan Provinsi Terendam Banjir, Rumah Panggung Ludes Terbakar

“NTB menjadi salah satu daerah rujukan nasional dalam penyusunan RUU Pelindungan Pekerja Migran tahun 2024 lalu. Dan berada di peringkat keempat secara nasional dalam jumlah pengiriman PMI, di mana Lombok Timur menduduki peringkat kedua secara nasional,” ungkap salah satu anggota Pansus II di sela kunjungan. Nadirah Al-Habsyi, Minggu (24/05)

Ia menegaskan, tingginya angka tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan, mulai dari pemalsuan dokumen kependudukan, pemberangkatan nonprosedural, hingga kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Oleh karena itu, kehadiran Perda ini diharapkan mampu memberikan kepastian dan perlindungan hukum yang lebih kokoh bagi para pekerja migran, sekaligus mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam proses pembinaan dan pemberdayaan PMI secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Badan Penghubung Daerah Provinsi NTB yang turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan ini, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima, sebagai jembatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan pusat.

 

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru