Meritokrasi NTB Makmur Mendunia: Baru Cuap-Cuap, Belum Jadi Cup-Cup

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pojok NTB menggelar dialog publik bertajuk ‘Meritokrasi Ala Iqbal-Dinda: Solusi Birokrasi atau Gimik Politik?’ di Meeino Warking, Kota Mataram, Jumat malam (16/5/2025).

Acara ini menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, aktivis, advokat, LSM, pegiat sosial, hingga mantan pejabat. Dialog ini menjadi ruang terbuka untuk mengkritisi dan memberi pandangan alternatif terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Iqbal-Dinda, khususnya mengenai isu meritokrasi.

Turut hadir dalam forum tersebut Ketua Komisi I DPRD NTB sekaligus Sekretaris DPW PPP NTB, Muhammad Akri, serta Akademisi FISIP Universitas 45 Mataram yang juga pengamat politik, Dr. Alfisyahrin.

Direktur Pojok NTB, M. Fihiruddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Hasil Survei Pilkada 2024 Diduga Abal-abal dan Ilegal, LOGIS NTB Bakal Laporkan Nusra Institute

Fihiruddin menegaskan bahwa forum tersebut digelar sebagai bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan meritokrasi yang selama ini dikampanyekan oleh duet Iqbal-Dinda.

“Kami memandang, meritokrasi baru sebatas narasi dan retorika belaka. Kita belum melihat terjemahan konkretnya dalam bentuk kebijakan,” kata Fihiruddin.

Ia bahkan menyebut narasi meritokrasi yang digaungkan Gubernur Iqbal tak lebih dari sekadar gimik politik.

“Ini kan hanya cuap-cuap saja jadinya. Publik tidak melihatnya dalam bentuk keputusan,” terangnya.

Fihiruddin menilai, kondisi tersebut turut berkontribusi pada menurunnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Iqbal-Dinda. Salah satu sorotannya adalah mutasi pejabat yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  106 Desa Miskin Ekstrem di NTB Akan Dilenyapkan Sebelum 2029, Gubernur Iqbal Gaspol Lewat Program Desa Berdaya

Menurutnya, dari total 72 pejabat yang dimutasi, masih banyak yang tidak ditempatkan sesuai dengan kompetensinya. Bahkan proses mutasi dinilai menyimpang dari prinsip-prinsip meritokrasi.

“Publik itu bisa menilai. Jangan anggap mereka bodoh. Ini bicara meritokrasi, tapi saat menggelar mutasi, banyak blunder yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip meritokrasi,” ujarnya.

Fihiruddin menegaskan bahwa Pojok NTB akan terus menjadi suara alternatif dalam mengawal kebijakan Iqbal-Dinda. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah menyelenggarakan forum dialog publik secara rutin. “Kita akan buat dialog publik setiap bulan. Ini kita lakukan sebagai representasi keresahan masyarakat terhadap kinerja pemimpinnya,” jelasnya.

 

Berita Terkait

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter
KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana
14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Berita Terbaru