Meritokrasi NTB Makmur Mendunia: Baru Cuap-Cuap, Belum Jadi Cup-Cup

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 12:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pojok NTB menggelar dialog publik bertajuk ‘Meritokrasi Ala Iqbal-Dinda: Solusi Birokrasi atau Gimik Politik?’ di Meeino Warking, Kota Mataram, Jumat malam (16/5/2025).

Acara ini menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, aktivis, advokat, LSM, pegiat sosial, hingga mantan pejabat. Dialog ini menjadi ruang terbuka untuk mengkritisi dan memberi pandangan alternatif terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Iqbal-Dinda, khususnya mengenai isu meritokrasi.

Turut hadir dalam forum tersebut Ketua Komisi I DPRD NTB sekaligus Sekretaris DPW PPP NTB, Muhammad Akri, serta Akademisi FISIP Universitas 45 Mataram yang juga pengamat politik, Dr. Alfisyahrin.

Direktur Pojok NTB, M. Fihiruddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Digital Tapi Kejam! Potongan Aplikasi Ojol di NTB Capai 48 Persen, DPRD Bongkar Fakta di Balik Layar

Fihiruddin menegaskan bahwa forum tersebut digelar sebagai bentuk kritik konstruktif terhadap kebijakan meritokrasi yang selama ini dikampanyekan oleh duet Iqbal-Dinda.

“Kami memandang, meritokrasi baru sebatas narasi dan retorika belaka. Kita belum melihat terjemahan konkretnya dalam bentuk kebijakan,” kata Fihiruddin.

Ia bahkan menyebut narasi meritokrasi yang digaungkan Gubernur Iqbal tak lebih dari sekadar gimik politik.

“Ini kan hanya cuap-cuap saja jadinya. Publik tidak melihatnya dalam bentuk keputusan,” terangnya.

Fihiruddin menilai, kondisi tersebut turut berkontribusi pada menurunnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Iqbal-Dinda. Salah satu sorotannya adalah mutasi pejabat yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Ekonomi NTB Terus Menggeliat, Alami Pertumbuhan dari Tahun ke Tahun

Menurutnya, dari total 72 pejabat yang dimutasi, masih banyak yang tidak ditempatkan sesuai dengan kompetensinya. Bahkan proses mutasi dinilai menyimpang dari prinsip-prinsip meritokrasi.

“Publik itu bisa menilai. Jangan anggap mereka bodoh. Ini bicara meritokrasi, tapi saat menggelar mutasi, banyak blunder yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip meritokrasi,” ujarnya.

Fihiruddin menegaskan bahwa Pojok NTB akan terus menjadi suara alternatif dalam mengawal kebijakan Iqbal-Dinda. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah menyelenggarakan forum dialog publik secara rutin. “Kita akan buat dialog publik setiap bulan. Ini kita lakukan sebagai representasi keresahan masyarakat terhadap kinerja pemimpinnya,” jelasnya.

 

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB