SUMBAWAPost, Lombok Utara – Setelah Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan DPRD dan DPD RI, masyarakat Indonesia tidak terkecuali Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) akan kembali melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pilkada sendiri dilaksanakan untuk memilih kepala daerah di tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota secara serentak di seluruh Indonesia.
Menyikapi hal itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat (KPID NTB) Ajeng Roslinda Motimori, S.Pt., M.Si menyampaikan, Pilkada serentak 2024 adalah hajatan kita bersama dan manjadi kewajiban kita semua untuk mengawal sukseskan acara lima tahunan tersebut.
“Semangat mengawal Pilkada ini juga semangat kita bersama,”kata Perempuan yang akrab disapa Bunda Ajeng, Kamis 25 Juli 2024 saat menyampaikan sambutan diacara pembukaan Press Camp KPID NTB bertajuk ‘Membangun Integritas Pilkada Melalui Penyiaran yang Berkualitas’. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari dimulai Rabu 25- Kamis 27 Juli 2024. Di Hotel Louis Kienne, Lombok Utara.
KPID sendiri, sambung Bunda Ajeng, sudah melakukan MoU bersama dengan seluruh KPU di Kabupaten/Kota sejak Pemilu bergulir tahun 2024.
“KPID sendiri sudah mengawal pemilu secara langsung untuk memilih legislatif dan Pemilihan Presiden. Dan kita juga siap mengawal Pilkada serentak 2024,”tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi peranan dan dukungan dari media.
“Kami berterima kasih yang luar biasa atas dukungan dan kerjasama dengan teman-teman media selama ini dengan mengajikan Infomasi yang sehat dan membangun,”terangnya.
Sementara itu, Mewakili Pj Gubernur NTB Dr Najamuddin Amy, SSos, MM mengawali sambutan dengan sebuah pantun. “Aura Kasih pingin Jadi pengantin, bukannya dapat rumah malah dapat basecamp selamat datang KPID Banteng,” ungkapnya.
Selain Singgung soal kisah dengan dua sahabat, pada kesempatan tersebut Pria yang akrab disapa Dr Najam singgung soal peranan media dan integritas media di Pilkada serentak 2024.
Dr Najam mengingatkan agar awak media tak kehilangan integritas dalam mengawal pemilihan kepala daerah serentak 2024.
“Saya yakin di Pilkada ini teman-teman media tidak akan menghilangkan integritasnya hanya karena Pilkada. Dan semoga kita tetap akan bersahabat seperti ini,” kata Dr Najam.
“Pilkada serentak yang akan digelar 27 November 2024 nantinya, nilai integritas yang dimiliki oleh media tidak hilang dan bersama-sama mengawal,”tambahnya.










