Ketua LAMDO Irwan: Muslub Ilegal, Langgar AD/ART dan Berpotensi Pecah Belah Donggo

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Suhu organisasi Lembaga Adat Masyarakat Donggo (LAMDO) kian memanas. Ketua LAMDO yang sah, Muhammad Irwan, ST., M.Eng, dengan tegas menolak dan mengecam keras rencana Musyawarah Luar Biasa (Muslub) LAMDO yang disebutnya ilegal dan menyalahi aturan organisasi.

Dalam pernyataannya, Irwan menegaskan bahwa Muslub tersebut melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LAMDO serta berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat Donggo.

“Muslub LAMDO itu ilegal dan melanggar AD/ART. Panitia yang terlibat akan saya proses sesuai dengan hukum berorganisasi dan berserikat, sebagaimana diatur dalam perundang-undangan,” tegas Irwan, Minggu (2/11/2025).

Ia menyebut, gerakan Muslub itu bukan lahir dari aspirasi warga Donggo, melainkan rekayasa sekelompok orang yang memiliki ambisi pribadi dan ingin memanfaatkan nama besar Donggo untuk kepentingan sempit.

“Ide Muslub ini dirancang oleh orang-orang yang berambisi memanfaatkan Donggo demi keuntungan pribadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Irwan menilai upaya itu sebagai tindakan provokatif dan destruktif yang dapat mengoyak nilai-nilai persatuan dan kearifan lokal masyarakat Donggo yang selama ini menjunjung tinggi musyawarah dan persaudaraan.

“Saya atas nama pemuda dan warga LAMDO menolak dan menyatakan bahwa Muslub LAMDO ilegal dan cacat hukum,” tegas Irwan lagi.

Baca Juga :  Kepala BNN NTB Terun ke Sumbawa Barat, Inilah Arahan Penting dan Strategis yang Wajib Diketahui

Ia menegaskan komitmennya menjaga marwah organisasi dan memastikan setiap keputusan diambil sesuai mekanisme yang diatur dalam AD/ART serta nilai-nilai adat yang menjadi fondasi LAMDO.

“LAMDO adalah rumah besar masyarakat Donggo. Jangan ada yang mencoba memecah-belah rumah ini demi kepentingan pribadi,” tandasnya.

Sebelumnya, Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Lembaga Adat Masyarakat Donggo (LAMDO) digelar di Gedung PKK Kabupaten Dompu, Sabtu (01/11/25). Ratusan tokoh dan masyarakat Donggo  menghadiri Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Lembaga Adat Masyarakat Donggo (LAMDO).

Muslub yang digelar dengan penuh nuansa adat itu secara resmi dibuka oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, dan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Dompu Kurnia Ramadhan, SE., ME, Kapolsek Kota, Camat Dompu, serta sejumlah tokoh masyarakat Donggo dari lintas generasi.

Mengawali sambutan, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras panitia dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan besar tersebut.

“Saya mengapresiasi para panitia dan juga berbagai pihak yang telah ikut berkontribusi dengan baik di kegiatan ini sehingga Muslub LAMDO dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Sidak Terminal Mudik, Dua Kondektur Ketahuan ‘Ngebut’ Pakai Sabu Sebelum Berangkat

Bupati yang hadir mengenakan kemeja putih dan celana hitam dengan ikat kepala khas Donggo itu juga berpesan agar LAMDO terus memainkan peran strategis dalam membangun Kabupaten Dompu ke depan.

“LAMDO dapat berkontribusi memajukan Kabupaten Dompu dengan memainkan peran sesuai profesi dan latar belakang ilmu pengetahuan masing-masing,” tandasnya.

Ia pun menyinggung sejumlah tokoh besar Donggo yang telah menjadi teladan dan inspirasi bagi masyarakat, seperti Almarhum H. Ale (Ali Ta Amin), H. Kako, H. Abas Oya, Jamaluddin Donggo, dan H. Abdul Majid Bakrie.

“Mereka adalah panutan bagi seluruh keluarga besar Suku Donggo. Kiprah dan pengabdian mereka dalam memajukan daerah akan terus dikenang dan menjadi kebanggaan,” tutur Bupati.

Di penghujung sambutannya, Bupati Bambang berharap Muslub kali ini mampu melahirkan figur pemimpin baru yang tangguh dan visioner untuk membawa LAMDO ke arah yang lebih baik.

“Dari Muslub ini hendaknya dapat menghasilkan tokoh hebat baru yang diinginkan oleh semua pihak, yang juga akan menakhodai LAMDO serta meneruskan perjuangan pengurus sebelumnya,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru