Judi Online, Narkoba dan Pinjol Seperti Lingkaran Setan! Pj Gubernur Minta KPID NTB Ikut Turun Tangan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Pemerintah diharapkan segera menuntaskan soal praktik judi online, pinjaman online (Pinjol) dan narkoba. Ketika hal tersebut saling berkaitan satu sama lain seperti lingkaran setan yang saat ini menggerogoti masyarakat dan berdampak buruk jika tidak segera ditangani.

Saat menerima audiensi dengan Komisioner KPID NTB Pj Gubernur NTB meminta agar ikut ambil bagian dalam menangani soal Narkoba, Judi Online dan Pinjol yang marak terjadi ditengah masyarakat saat ini.

Pj Gubernur NTB Dr Hassanudin juga mengajak agar KPID NTB untuk sosialisasikan, berikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap waspada terkait dengan hal-hal yang dapat merusak masa depan.

Baca Juga :  Dikira Grab Hewan, Ternyata Pencuri! Dua Pemuda Bima Bonceng Kambing Pakai Motor Bodong

“Saya minta kepada KPID NTB agar dapat memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat terkait dengan bahaya narkoba, judi online dan pinjol,”pesan Pj Gubernur kepada KPID NTB di Ruang Tamu Gubernur NTB, Selasa 23 Juli 2024.

Dalam pertemuan tersebut, PJ Gubernur NTB tidak lupa memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih oleh KPID NTB, diantaranya penerimaan penghargaan dari KPU Pusat sebagai KPID paling inovatif dan kolaboratif, serta sebagai Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran.

“Alhamdulillah, Provinsi NTB semuanya bagus, progresnya juga bagus sekali, sebagai lembaga yang memiliki inovasi yang bagus, saya yakin ini perlu kita lanjutkan,”tutur PJ Gubernur.

Baca Juga :  Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Sementara, Ketua KPID NTB, Ajeng Roslinda Motimori, S.Pt., M.Si juga mengatakan bahwa fase transisi dari analog ke digital dirasakan cukup berat oleh lembaga-lembaga penyiaran dan masyarakat.

“Masyarakat untuk dapat menyaksikan siaran tv yang jernih harus menggunakan STB, sementara pemberian STB ada di Kementerian, sehingga banyak masyarakat yang mengira pemberian STB dari KPID,”ujarnya.

Ia juga mengundang PJ Gubernur NTB untuk menghadiri acara PressCamp dengan Media dan Lembaga Penyiaran untuk menghadapi Pemilukada tahun 2024.

 

Berita Terkait

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Polisi Gerebek Target Operasi di Dompu, Ini Lokasinya! Dua Pria dan Sabu 23,04 Gram Diamankan
Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:03 WIB

Polisi Gerebek Target Operasi di Dompu, Ini Lokasinya! Dua Pria dan Sabu 23,04 Gram Diamankan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Berita Terbaru