SUMBAWAPost, Mataram – Pemerintah diharapkan segera menuntaskan soal praktik judi online, pinjaman online (Pinjol) dan narkoba. Ketika hal tersebut saling berkaitan satu sama lain seperti lingkaran setan yang saat ini menggerogoti masyarakat dan berdampak buruk jika tidak segera ditangani.
Saat menerima audiensi dengan Komisioner KPID NTB Pj Gubernur NTB meminta agar ikut ambil bagian dalam menangani soal Narkoba, Judi Online dan Pinjol yang marak terjadi ditengah masyarakat saat ini.
Pj Gubernur NTB Dr Hassanudin juga mengajak agar KPID NTB untuk sosialisasikan, berikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap waspada terkait dengan hal-hal yang dapat merusak masa depan.
“Saya minta kepada KPID NTB agar dapat memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat terkait dengan bahaya narkoba, judi online dan pinjol,”pesan Pj Gubernur kepada KPID NTB di Ruang Tamu Gubernur NTB, Selasa 23 Juli 2024.
Dalam pertemuan tersebut, PJ Gubernur NTB tidak lupa memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih oleh KPID NTB, diantaranya penerimaan penghargaan dari KPU Pusat sebagai KPID paling inovatif dan kolaboratif, serta sebagai Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran.
“Alhamdulillah, Provinsi NTB semuanya bagus, progresnya juga bagus sekali, sebagai lembaga yang memiliki inovasi yang bagus, saya yakin ini perlu kita lanjutkan,”tutur PJ Gubernur.
Sementara, Ketua KPID NTB, Ajeng Roslinda Motimori, S.Pt., M.Si juga mengatakan bahwa fase transisi dari analog ke digital dirasakan cukup berat oleh lembaga-lembaga penyiaran dan masyarakat.
“Masyarakat untuk dapat menyaksikan siaran tv yang jernih harus menggunakan STB, sementara pemberian STB ada di Kementerian, sehingga banyak masyarakat yang mengira pemberian STB dari KPID,”ujarnya.
Ia juga mengundang PJ Gubernur NTB untuk menghadiri acara PressCamp dengan Media dan Lembaga Penyiaran untuk menghadapi Pemilukada tahun 2024.










