Jadi Role Model Nasional, Gubernur Gorontalo Datang ke NTB Belajar Formula Pengelolaan Tambang Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi sebagai daerah pelopor dalam tata kelola tambang rakyat. Keberhasilan NTB menerapkan formula pengelolaan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang legal, ramah lingkungan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat, menarik perhatian Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, yang datang langsung ke Mataram untuk belajar sekaligus berdiskusi dengan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, serta Kapolda NTB selaku pencetus dan penggagas IPR berbasis koperasi tambang bersama unsur Forkopimda. Model pengelolaan inovatif ini kini diakui sebagai Role Model Nasional dalam tata kelola tambang rakyat berkelanjutan.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menerima kunjungan kerja Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (13/10).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kapolda Gorontalo, Ketua DPRD beserta sejumlah ketua komisi dan Pansus DPRD, serta para kepala perangkat daerah Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Pilkada NTB Berjalan Lancar, Ketua Badko HMI Bali Nusra Caca Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu Serta TNI-Polri

Pertemuan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung tata kelola dan manajemen penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Provinsi NTB. Pemerintah Provinsi Gorontalo menilai NTB berhasil menemukan formula efektif dalam menertibkan tambang ilegal yang selama ini menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

Sebagai informasi, pada 12 Juli lalu, Gubernur NTB bersama Kapolda NTB telah menyerahkan IPR pertama kepada Koperasi Selonong Bukit Lestari di Kabupaten Sumbawa. Langkah tersebut menjadi bentuk legalisasi kegiatan tambang rakyat agar lebih tertib, aman, dan ramah lingkungan.

Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa penerbitan IPR merupakan bagian dari strategi pemerintah menertibkan aktivitas tambang ilegal tanpa harus mematikan sumber ekonomi warga.

Baca Juga :  MXGP Lombok 2024 Jadi Trigger Wisata Dunia, Bang Zul: Tawarkan Pesona Alam Serta Budaya

“Jadi IPR ini adalah salah satu cara melegalkan yang illegal, tapi barangnya tetap sama,” terangnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTB bersama Kapolda NTB terus menyempurnakan formula pengelolaan tambang rakyat agar pengawasan terhadap dampak sosial, kesehatan, dan penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri dapat dilakukan lebih baik.

“Alhamdulillah, saat ini untuk IPR kami sudah mendapatkan 16 blok yang izinnya telah dikeluarkan oleh Kementerian ESDM,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Gubernur Iqbal meminta Gubernur Gorontalo dan rombongan untuk berdiskusi langsung dengan Kapolda NTB, yang menjadi Penggagas Ide program IPR di NTB.

Turut hadir mendampingi Gubernur NTB, Ketua DPRD NTB, Kapolda NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Sekda NTB, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemprov NTB.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru