Isu Pilrek Unram Meliuk-liuk, BEM-DPM Menjawab: Kampus Aman, Tenang, Terkendali

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BEM dan DPM Universitas Mataram

Ketua BEM dan DPM Universitas Mataram

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram (BEM Unram) bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM Unram) mengeluarkan pernyataan resmi untuk menegaskan sikap kelembagaan sekaligus memberikan imbauan kepada seluruh civitas akademika. Pemilihan rektor disebut sebagai agenda strategis yang menentukan arah kebijakan, tata kelola, dan masa depan Universitas Mataram sebagai perguruan tinggi unggul.

Ketua BEM Unram, Lalu Nazir Huda, menekankan bahwa kedua lembaga kemahasiswaan tetap memegang teguh prinsip netralitas, tanpa memberikan dukungan, afiliasi, maupun keberpihakan kepada bakal calon rektor manapun.

“Netralitas ini menjadi fondasi untuk menjaga marwah lembaga kemahasiswaan serta memastikan peran mahasiswa tetap berada pada posisi pengawal moral yang objektif, kritis, dan independen,” katanya, didampingi Ketua DPM Unram Dwi Joko Nugroho, Rabu (10/12).

BEM dan DPM Unram juga mengapresiasi proses pemilihan rektor yang sejauh ini berjalan tertib dan sesuai koridor hukum, mengikuti regulasi yang berlaku serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Pelaksanaan tahapan pemilihan yang tertib menunjukkan komitmen universitas untuk mengawal proses demokrasi internal yang berintegritas dan terbuka,” ujarnya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Diskusi, PMII dan Polda NTB Kolaborasi Dorong Kebijakan Pro-Rakyat

Ia menambahkan bahwa seluruh bakal calon rektor merupakan kader terbaik Unram yang telah berkontribusi signifikan dalam bidang akademik, manajerial, penelitian, maupun pengembangan institusi.

“Beragamnya pengalaman dan kompetensi para bakal calon menjadi modal penting bagi Universitas Mataram dalam menentukan pemimpin yang mampu membawa universitas ke level yang lebih maju,” jelasnya.

Seiring meningkatnya opini dan perbincangan publik soal pemilihan rektor, BEM dan DPM Unram mengimbau seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan civitas akademika untuk bersama-sama menjaga kondusivitas kampus.

Mereka menegaskan empat pilar penting: aman, tertib, etis, dan transparan agar proses pemilihan berjalan lancar tanpa tekanan sosial yang merugikan pihak manapun.

Ketua DPM Unram, Dwi Joko Nugroho, mengajak mahasiswa tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh isu, informasi tidak valid, atau narasi yang berpotensi memecah belah.

“Kampus harus menjadi ruang yang sehat dalam pertukaran gagasan, bukan arena konflik kepentingan,” tegasnya.

BEM dan DPM Unram juga menyerukan kepada para bakal calon rektor untuk menjaga ketenangan, etika akademik, dan suasana kondusif selama seluruh tahapan berlangsung.

Baca Juga :  Pemilihan Senat Unram Sudah Sesuai Aturan Hukum, Kampus Luruskan Isu Simpang Siur

“Sebagai komponen strategis dalam kehidupan kampus, kami berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap dinamika pemilihan rektor serta siap berkolaborasi demi memastikan keterbukaan informasi dan penghormatan terhadap nilai-nilai demokrasi,” jelasnya.

Lembaga kemahasiswaan itu menekankan bahwa partisipasi mahasiswa dalam diskusi seputar pemilihan rektor harus tetap berada dalam koridor intelektual dan argumentatif.

“Berdasarkan pengamatan kami, proses pemilihan Rektor Unram sampai saat ini berjalan kondusif dan aman. Kami dari BEM Unram dan DPM Unram akan tetap menjaga kondusifitas sampai pelantikan rektor terpilih,” ungkapnya.

Menurut mereka, pemilihan rektor bukan sekadar pergantian pemimpin formal, melainkan bagian dari perjalanan panjang Unram menuju institusi yang modern dan berdaya saing.

“Kebersamaan seluruh elemen kampus dalam menjaga situasi tetap damai dan konstruktif merupakan fondasi utama bagi keberhasilan proses ini,” tandasnya.

BEM dan DPM Unram pun mengajak civitas akademika untuk mengutamakan kepentingan universitas, menjunjung tinggi nilai akademis dan etika, serta memperkuat persatuan.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB