Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Bima dan Dompu

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Bumi M7,7 di Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, yang Memicu Peringatan Dini Tsunami BMKG Untuk Sejumlah Wilayah NTB dan NTT

Ilustrasi Gempa Bumi M7,7 di Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, yang Memicu Peringatan Dini Tsunami BMKG Untuk Sejumlah Wilayah NTB dan NTT

SUMBAWAPOST.com |™ Bima- Gempa Bumi Kuat Mengguncang Wilayah Nusa Tenggara (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat berkekuatan magnitudo 7,7 dengan Kedalaman 15 Kilometer dan berpusat di Wilayah Flores Region, Nusa Tenggara Timur (NTT)

BMKG mencatat Gempa terjadi pada Pukul 04.58.24 WIB atau 05.58.24 WITA, dengan Lokasi Episenter berada pada Koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur.

Pusat Gempa berada Sekitar 30 Kilometer Timur Laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, 47 Kilometer Barat Laut Ende, serta 58 Kilometer Timur Laut Ngada.

Dalam Informasi Pemutakhiran Parameter Gempa, BMKG menyebutkan gempa berkekuatan 7,7 dengan Kedalaman 15 Kilometer dan Berpotensi Tsunami.

“Kekuatan: 7.7 SR, waktu gempa: 15-Agu-26 04:58:24 WIB, lintang: 8.41 LS, bujur: 121.39 BT, kedalaman: 15 Km,”demikian informasi resmi BMKG.

Baca Juga :  LPG 3 Kg Masih Langka di NTB, Wagub Umi Dinda Angkat Bicara

Pasca Gempa, BMKG mengeluarkan dan memperbarui Peringatan Dini Tsunami untuk Sejumlah Wilayah di Nusa Tenggara (NTB) dan beberapa Daerah di Sulawesi.

Untuk Wilayah NTB, peringatan Waspada mencakup Bima Pulau Sangiang, Bima Pulau Gili, Kota Bima Bagian Utara, serta Dompu Bagian Utara.

Sementara itu, sejumlah Wilayah di NTT dan Sulawesi Selatan serta Sulawesi Tenggara juga masuk dalam daftar Wilayah yang mendapatkan Peringatan berdasarkan pemodelan BMKG.

BMKG mencatat estimasi Ketinggalan Muka Laut untuk sejumlah Wilayah yang berstatus Waspada berada di bawah 0,5 meter berdasarkan Pemodelan awal.

Dalam keterangannya, BMKG mengimbau Pemerintah Daerah yang Wilayahnya berada dalam status Waspada untuk memperhatikan kondisi dan mengarahkan Masyarakat agar menjauhi Pantai serta tepian Sungai.

Getaran gempa juga dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah NTB, termasuk Kabupaten Sumbawa Barat dan Lombok.

Baca Juga :  Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Indonesia, Gubernur NTB Perkuat Warisan TGB

Masyarakat Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok dan wilayah NTB lainnya diimbau tetap tenang namun meningkatkan Kewaspadaan, terutama Masyarakat yang berada di Wilayah Pesisir.

Jika merasakan Gempa susulan, Masyarakat diminta menjauhi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan dan tidak mudah Mempercayai Informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diminta memantau perkembangan Gempa dan Peringatan Tsunami hanya melalui BMKG, BPBD, serta kanal Resmi Pemerintah.

BMKG sendiri terus melakukan pemutakhiran informasi terkait parameter gempa dan potensi tsunami berdasarkan hasil pemantauan dan pemodelan.

Catatan: Data resmi BMKG mencatat gempa terjadi 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB atau 05.58.24 WITA, berkekuatan M7,7, kedalaman 15 km, dengan lokasi 30 km timur laut Mbay, Nagekeo, NTT. Dalam pemutakhiran BMKG, wilayah Bima Pulau Sangiang, Bima Pulau Gili, Kota Bima bagian utara, dan Dompu bagian utara masuk kategori Waspada.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru