Emas Meledak, Inflasi Menggila! Disdag NTB Siaga, MBG Mulai Tertekan Akibat Lonjakan Harga

Avatar

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lonjakan harga Emas Internasional memicu inflasi Indonesia mencapai titik tertinggi sepanjang 2025, membuat sistem pangan nasional ikut bergetar. Di NTB, Dinas Perdagangan langsung siaga penuh setelah Badan Gizi Nasional mengingatkan bahwa kebutuhan bahan baku MBG, khususnya telur dan daging ayam ras mulai tertekan akibat gelombang inflasi yang menggila.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) Dinas Perdagangan Provinsi NTB menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkai dengan pembahasan peran pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rakor berlangsung secara virtual di Ruang Command Center Diskominfotik, Kantor Gubernur NTB, Senin (17/11/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Wamendagri II, Bima Arya, yang dalam paparannya menyoroti dinamika inflasi global dan nasional. Ia mengungkapkan bahwa pada November 2025 Indonesia mencatat titik inflasi tertinggi sepanjang tahun, dipicu oleh melambungnya harga emas yang mengikuti fluktuasi pasar internasional.

Baca Juga :  Sektor Pertanian Sumbang 20 Persen Perekonomian NTB 2024

“Hal tersebut didukung oleh data dari BPS yang menunjukkan inflasi emas y-o-y per Oktober 2025 sebesar 52,76% dengan andil inflasi 0,68%, yang merupakan inflasi tertinggi dalam 45 bulan berturut-turut sejak 2022,” paparnya.

Wamendagri menjelaskan sejumlah faktor pendorong inflasi emas, mulai dari kenaikan harga global hingga meningkatnya minat masyarakat berinvestasi emas. Selain emas, BPS juga menyebut beberapa komoditas penyumbang Indeks Perubahan Harga (IPH) tertinggi, yakni daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai merah.

Baca Juga :  Bawaslu NTB Evaluasi Kerjasama Media Pada Penyelenggaraan Pemilu 2024, Ini Temuannya

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) memaparkan kondisi penyediaan stok bahan baku program MBG yang saat ini mulai tertekan akibat lonjakan kebutuhan telur dan daging ayam ras, dua komoditas yang juga menjadi penyumbang IPH terbesar.

BGN meminta agar penyelenggara MBG mulai mengurangi penggunaan kedua komoditas tersebut dan menggantinya dengan alternatif sumber protein yang lebih stabil dari sisi harga.

Dalam kesempatan yang sama, BGN turut mengingatkan pentingnya ketersediaan stok pangan menjelang Natal–Tahun Baru (Nataru) dan Ramadan 2026, agar pemerintah daerah dapat mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kekurangan pasokan pangan.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru