Ekspor Tuna HPF NTB ke Amerika Serikat Capai 47 Kontainer, Serap 80 Tenaga Kerja Lokal

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas di kawasan Pesisir NTB Yang Menjadi Bagian Dari Pengembangan Komoditas Tuna Untuk Pasar Ekspor Amerika Serikat.

Aktivitas di kawasan Pesisir NTB Yang Menjadi Bagian Dari Pengembangan Komoditas Tuna Untuk Pasar Ekspor Amerika Serikat.

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Timur- PT High Point Fisheries (HPF) di Kahyangan, Labuhan Lombok, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat capaian Ekspor Tuna ke Amerika Serikat (AS) selama Dua tahun terakhir.

Sejak memasuki pasar ekspor pada 2025, perusahaan yang mulai dibangun pada 2022 tersebut telah merealisasikan puluhan kontainer Tuna dengan Produksi mencapai lebih dari 952 ton hingga 21 September 2026.

Pada 2025, HPF merealisasikan 29 kontainer ekspor dengan produksi sekitar 597 ton dan nilai Produksi sekitar Rp54,6 miliar.

Kinerja tersebut berlanjut pada 2026. Hingga 21 September 2026, HPF telah merealisasikan 18 kontainer Ekspor, dengan volume Produksi lebih dari 355 ton dan nilai Produksi melampaui Rp43,4 miliar.

Dengan capaian tersebut, total ekspor HPF sejak 2025 hingga 21 September 2026 mencapai 47 kontainer, dengan Produksi lebih dari 952 ton dan nilai Produksi sekitar Rp98 miliar.

Baca Juga :  Mori Hanafi Lantik dr. H. Irfan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima, Siap Cetak Atlet Berprestasi untuk NTB

Produk yang dihasilkan berupa Fillet Tuna Sirip Kuning atau Yellowfin Tuna. Produk tersebut dipasarkan ke Amerika Serikat (AS) dalam beberapa bentuk, antara lain Saku, Cube Hand cut, Ground Meat, dan Loin.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., mengatakan capaian tersebut memperlihatkan perkembangan industri pengolahan hasil Perikanan di Daerah.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Komoditas Kelautan NTB mulai bergerak dari sekadar bahan baku menjadi Produk olahan yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing global,” ujar Ahsanul Khalik, dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (24/9/2026).

Baca Juga :  UMKM NTB Didorong Tembus Pasar Dunia, Program Cetak Eksportir Baru Dilirik Hingga Afrika

Untuk menembus pasar Internasional, aspek mutu, Keamanan pangan, dan ketertelusuran Produk menjadi bagian penting dalam proses Pengolahan dan Ekspor.

PT HPF telah menerapkan standar BRC (British Retail Consortium Global Standards), HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), serta Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP).

Selain mendorong ekspor, aktivitas industri tersebut juga memberikan dampak terhadap perekonomian lokal. PT HPF telah menyerap lebih dari 80 tenaga kerja lokal.

Pengembangan industri pengolahan perikanan berorientasi ekspor tersebut sejalan dengan Misi Ketiga Provinsi NTB, yakni membangun ekosistem industri komoditas unggulan sektor Pertanian, Peternakan, dan Kelautan-Perikanan menuju terwujudnya industri Agro-Maritim yang berkelanjutan.

Dari Lombok Timur, pengolahan tuna menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai tambah komoditas Daerah sekaligus membuka peluang Ekonomi melalui industri yang terhubung dengan pasar Internasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Produksi Tuna HPF di Lombok Timur Tembus 952 Ton, Nilai Produksi Capai Rp98 Miliar
Kawal Data Pemilih Jelang Pemilu 2029, Bawaslu RI Uji Akurasi Data di NTB
Kadisnakertrans NTB Respons Pemuda Mataram Mengaku Terjebak di Myanmar, Segera Koordinasi
PWI NTB Terima Aduan, Pemuda Mataram Mengaku Terjebak di Myanmar, Diminta Tebusan Rp70 Juta
Eks Napi Korupsi Lolos Uji Kompetensi KPID NTB, Ketua Timsel Angkat Bicara
Timsel KPID NTB Umumkan 16 Peserta Lulus Uji Kompetensi dan 5 Petahana ke Fit and Proper Test, Ini Namanya
NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1
Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:16 WIB

Ekspor Tuna HPF NTB ke Amerika Serikat Capai 47 Kontainer, Serap 80 Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 24 September 2026 - 15:35 WIB

Produksi Tuna HPF di Lombok Timur Tembus 952 Ton, Nilai Produksi Capai Rp98 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 14:21 WIB

Kawal Data Pemilih Jelang Pemilu 2029, Bawaslu RI Uji Akurasi Data di NTB

Rabu, 23 September 2026 - 22:47 WIB

Kadisnakertrans NTB Respons Pemuda Mataram Mengaku Terjebak di Myanmar, Segera Koordinasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:19 WIB

PWI NTB Terima Aduan, Pemuda Mataram Mengaku Terjebak di Myanmar, Diminta Tebusan Rp70 Juta

Berita Terbaru