DPRD NTB Soroti Usulan Bale Kita Rp15 Miliar dan Mega Proyek Port to Port, Minta Perencanaan APBD 2027 Lebih Tepat Sasaran

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD NTB, Bale Kita NTB, APBD NTB 2027, Port to Port NTB, Komisi IV DPRD NTB, PUPRPKP NTB, Infrastruktur NTB, Bypass Port to Port, KUA PPAS 2027, Lalu Kusuma Wijaya, Bale Kita Pajang, Pembangunan NTB, Proyek Strategis NTB, Berita NTB,

DPRD NTB, Bale Kita NTB, APBD NTB 2027, Port to Port NTB, Komisi IV DPRD NTB, PUPRPKP NTB, Infrastruktur NTB, Bypass Port to Port, KUA PPAS 2027, Lalu Kusuma Wijaya, Bale Kita Pajang, Pembangunan NTB, Proyek Strategis NTB, Berita NTB,

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-Selain Mengevaluasi rendahnya Serapan Anggaran Tahun 2026, Komisi IV DPRD NTB juga menyoroti sejumlah Usulan Program Strategis dalam rancangan KUA-PPAS APBD 2027. Mulai dari pembangunan Bale Kita senilai Rp15 miliar hingga proyek jalan bypass Port to Port yang diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur terbesar di NTB.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas PUPRPKP NTB, Selasa (28/7/2026), sejumlah anggota dewan mempertanyakan urgensi berbagai program baru di tengah potensi munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Anggota DPRD NTB H. Suharto meminta penjelasan mengenai prioritas pembangunan, termasuk rencana Pembangunan Bale Kita di Pajang, Cakranegara.

Dalam rancangan KUA-PPAS 2027, Dinas PUPRPKP mengusulkan anggaran Rp15 miliar untuk pembangunan Bale Kita. Selain itu, juga diusulkan pembangunan Kantor Pelayanan Bersama di eks NCC senilai Rp40 miliar serta pengadaan lahan proyek Port to Port sebesar Rp50 Miliar.

Baca Juga :  Gaji Dipotong, Ratusan Karyawan Protes Terhadap PT SDI di Sumbawa

Sementara itu, anggota DPRD H. Ponco dan Ibrahim meminta penjelasan mengenai arah pembangunan infrastruktur tahun depan, khususnya proyek konektivitas antarpulau.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya menjelaskan bahwa proyek bypass Port to Port yang menghubungkan kawasan Lembar hingga Kayangan masih berada pada tahap penyusunan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan kajian lingkungan.

“Kami menargetkan progres sekitar 80 persen dan dapat diselesaikan pada September 2027. Untuk pekerjaan Pototano–Kayangan sampai saat ini masih berada pada tahapan pengkajian AMDAL,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, isu bangunan SMA Negeri 1 Gunungsari juga dibahas. Menjawab pertanyaan DPRD mengenai dugaan penyegelan bangunan Sekolah, Kepala Dinas menegaskan tidak ada penyegelan.

“Kami bukan menyegel. Kami hanya memberikan pembatasan keamanan agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar dan keselamatan siswa. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar seluruh sekolah melakukan Assessment mandiri terhadap kelayakan bangunan,” tegasnya.

Baca Juga :  Era Baru Birokrasi NTB 2026: 200 Lebih Pejabat Tinggalkan Kursi Struktural, Masuk Jalur Fungsional

Anggota DPRD NTB Sudirsah turut meminta data yang lebih rinci mengenai serapan anggaran Pemeliharaan Jalan dan sumber daya air. Ia juga mempertanyakan masih adanya tiga paket pekerjaan yang belum bergerak optimal.

Berdasarkan data yang dipaparkan, beberapa paket strategis memang masih berada pada tahap awal, di antaranya Detail Engineering Design (DED) Bypass Port to Port senilai Rp9,11 miliar yang baru berkontrak pada 28 Juli 2026, serta penyusunan dokumen AMDAL dan Andalalin jalan bypass senilai Rp1,237 miliar yang masih dalam proses seleksi ulang.

Melalui RDP tersebut, DPRD NTB menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang matang, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga setiap rupiah dalam APBD dapat dipertanggungjawabkan secara efektif.

Berita Terkait

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB
Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030
PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan
Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Miq Iqbal Bosan Lihat UMKM Itu-Itu Saja, Pembinaan di NTB Diminta Lebih Inovatif
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat

Berita Terbaru

Mohan Roliskana Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI NTB Periode 2026-2030 Dalam Musprovlub KONI NTB di Mataram, Selasa (13/10/2026).

Olahraga

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:20 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI NTB 2026.

Olahraga

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:55 WIB