Dituding Selingkuh, Polisi di Dompu Turun Tangan Selamatkan Dua ‘Romeo-Juliet Desa’ dari Santapan Warga

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Polsek Kempo bergerak cepat mengevakuasi dua warga yang diduga terlibat perselingkuhan di Dusun Saleko, Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, pada Minggu malam sekitar pukul 19.50 Wita. Respons cepat tersebut berhasil menggagalkan aksi main hakim sendiri oleh massa yang tersulut emosi.

Dua orang yang diamankan ialah W, laki-laki (26) asal Desa Matua Kecamatan Woja, serta F, perempuan (24) warga Desa Ta’a Kecamatan Kempo.

Peristiwa bermula ketika laki-laki itu bertamu ke rumah perempuan tersebut. Mereka diketahui berada di dalam kamar bersama orang tua perempuan dan Ketua RT setempat. Namun warga yang sejak lama mencurigai adanya hubungan spesial antara keduanya terus memantau aktivitas mereka.

Kecurigaan tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Kempo, Bripka Ibrahim, yang datang bersama aparatur desa. Saat keduanya keluar rumah, massa yang telah berkumpul langsung melempar batu dan berupaya menghakimi laki-laki tersebut.

Baca Juga :  BLK Singosari, Pelopor Pelatihan Kerja Pertama di Indonesia: Dari Bengkel Sederhana Jadi Pusat Skill Setter Nasional

Bripka Ibrahim segera mengevakuasi laki-laki itu ke rumah warga sambil menunggu bantuan dari Polsek Kempo.

Mendapat laporan situasi yang memanas, Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin bersama personel langsung menuju lokasi. Massa yang berkumpul dalam jumlah besar semakin tersulut dan mencoba menyerang laki-laki itu.

Melalui strategi pengamanan, laki-laki tersebut berhasil dievakuasi melalui pintu belakang dan dibawa ke Polsek Manggelewa untuk menghindari amukan massa. Sementara perempuan tersebut dievakuasi menggunakan mobil patroli ke Mapolsek Kempo.

Warga mengaku telah beberapa hari memantau kedekatan keduanya dan tersulut emosi karena perempuan tersebut merupakan istri orang. Laki-laki itu bahkan mengaku telah menjalin hubungan pacaran dengan perempuan tersebut selama dua bulan.

Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin menegaskan bahwa langkah cepat anggotanya semata-mata untuk menyelamatkan nyawa dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami berupaya keras mencegah jatuhnya korban jiwa. Aksi main hakim sendiri tidak dibenarkan dan dapat menimbulkan kerusuhan lebih luas. Semua proses harus melalui hukum,” ujar IPTU Jubaidin.

Baca Juga :  NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika turut menyampaikan apresiasinya atas respons cepat personel Polsek Kempo.

“Kami mengapresiasi tindakan cepat Kapolsek dan anggotanya dalam meredam situasi. Langkah evakuasi yang dilakukan sudah tepat untuk mencegah jatuhnya korban dan menjaga keamanan masyarakat,” ungkap IPTU Nyoman.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Dompu tidak akan mentolerir aksi main hakim sendiri.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Serahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menangani setiap dugaan tindak pidana. Hukum adalah mekanisme yang sah, bukan kekerasan massa,” tambahnya.

Pasca-evakuasi, situasi di Dusun Saleko kembali kondusif. Polsek Kempo terus melakukan monitoring dan deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan susulan.

 

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB