Ali Usman Ahim resmi mendaftar sebagai calon Ketua Asprov PSSI NTB 2025-2029 dan langsung tancap gas dengan target besar. Yakni membawa Klub NTB menembus Liga 2 pada 2027. Dengan Visi Pembinaan Usia Dini, Penguatan SSB, hingga membangun Ekosistem sepak Bola yang hidup dan Profesional, Figur Anggota DPRD NTB Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa Sepak Bola NTB harus Naik Kelas dan tidak lagi hanya jadi Penonton di Kompetisi Nasional.
SUMBAWAPOST.com | Mataram- Bakal Calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTB periode 2025-2029, sekaligus anggota DPRD NTB dari Fraksi Partai Gerindra, Ali Usman Ahim, resmi mendaftar di Kantor KONI NTB, Kota Mataram, Sabtu (29/11/2025). Ia datang dengan iringan pendukung dan simpatisan, membawa optimisme dan 14 dukungan resmi.
“Saat ini saya membawa 14 dukungan dari Pulau Lombok dari 21 voter. Sementara suara dari Pulau Sumbawa itu sebanyak 18 voter. Intinya harus menang, itu targetnya,” tegasnya setelah menyerahkan berkas pencalonan.
Ali menegaskan bahwa fondasi utama Prestasi adalah Pembinaan Usia Dini.
“Mustahil bicara Prestasi sepakbola 10-15 tahun yang akan datang kalau kita gagal dalam membina anak-anak usia dini,” ujarnya.
Ia berkomitmen mendorong percepatan penguatan sekolah-sekolah sepak bola (SSB) agar menjadi pusat pembinaan yang berkapasitas memadai.
“Sepakbola kita sudah berkembang saintifik, menjadi ilmu pengetahuan. Jadi sekolah-sekolah ini harus memberikan ilmu pengetahuan dan memunculkan tumbuh kembang anak seperti mental dan fisik,” katanya.
Ali juga menekankan pentingnya klub peserta liga memiliki kemampuan operasional yang mandiri.
Menurutnya, strategi itu bisa dicapai dengan membuka akses seluas-luasnya terhadap sumber daya, sponsor, dan kerja sama pihak ketiga.
Poin lainnya, Ali menyoroti kualitas dan integritas perangkat pertandingan.
“Jumlahnya harus cukup, kesejahteraan terjamin, integritasnya terjaga. Maka ini akan melahirkan kompetisi yang sehat,” jelasnya.
Ali menargetkan kompetisi digelar lebih rutin dan meningkat intensitasnya.
Ia ingin ada kompetisi jenjang seperti A, B, C, dan D, agar siswa SSB terus mendapat ruang menguji kualitas pembelajaran.
Menurut Ali, ekosistem sepakbola NTB harus memiliki gairah dan dukungan militan dari klub.
Ia mendorong MoU antar-klub untuk pengaturan pertandingan yang lebih masif.
“Jika ini dilakukan terus-menerus, basis pendukung akan tumbuh dan melahirkan klub yang solid,” katanya.
Tak main-main, Ali memasang target ambisius. “Tahun 2027 saya pastikan ada satu klub NTB yang masuk Liga 2 nasional. Karena itu saya maju dengan tagline Tim ‘Sepakbola NTB Menasional,” tegasnya.
Menanggapi masalah klasik soal anggaran, Ali mengaku memahami kesulitan klub.
Ia mendorong klub menggelar kompetisi sendiri untuk menambah pemasukan.
“Memang benar kalau dilakukan di GOR Turide ada pemasukan, tapi tidak seberapa,” katanya.
Selain itu, ia menyebut pentingnya dukungan dari para pengusaha. “Walaupun menang, harus ada timbal baliknya,” tegasnya..









