BRI dan Dislutkan NTB Bersinergi Percepat Distribusi KUSUKA dan Pemberdayaan Nelayan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB menerima audiensi dari Social Entrepreneurship dan Incubation (SEI) Group Kantor Pusat BRI.

Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB menerima audiensi dari Social Entrepreneurship dan Incubation (SEI) Group Kantor Pusat BRI.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB menerima audiensi dari Social Entrepreneurship dan Incubation (SEI) Group Kantor Pusat BRI.

Pertemuan ini bertujuan mempercepat distribusi Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) sekaligus membahas penguatan program pemberdayaan masyarakat di NTB.

Plt. Kepala Bidang P2SDKP, Lalu Parjadinata, S.St.Pi., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BRI. Ia menegaskan, “NTB saat ini memiliki tiga Kampung Nelayan Merah Putih, di Bilelando, Ekas, dan Bungin, yang terus kami dorong pengembangannya agar masyarakat nelayan lebih mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (4/12/2025).

Baca Juga :  NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Sementara, BRI memaparkan berbagai program pemberdayaan, termasuk jaringan Rumah BUMN BRI yang tersebar di tujuh titik wilayah Bali-Nusa Tenggara. Salah satu program unggulan adalah Desa BRILiaN, yang fokus pada penguatan BUMDes, digitalisasi, inovasi, serta keberlanjutan. “Pendampingan kami tidak hanya menyangkut pembiayaan, tetapi juga peningkatan keterampilan usaha agar masyarakat mampu mandiri dan modern,”tegasnya.

Dalam pertemuan, perwakilan Bidang P2HP, Perikanan Budidaya, Perikanan Tangkap, dan P2SDP3K turut memaparkan kondisi pendampingan kelompok masyarakat yang telah berjalan, serta membuka peluang sinergi agar masyarakat lebih mudah mengakses program pemberdayaan dari BRI.

Baca Juga :  APBD NTB Diduga Jadi Mainan, Program Rp2 Miliar Raib dari DPA, Bram: Saya Dicap Pembohong

Menutup audiensi, Lalu Parjadinata menegaskan komitmen Dislutkan NTB. “Dislutkan siap menyediakan data kelompok masyarakat kelautan dan perikanan guna mendukung pendampingan teknis, penguatan kewirausahaan, dan akses keuangan yang difasilitasi BRI. Sinergi ini penting agar program pemberdayaan bisa tepat sasaran dan berkelanjutan,”tutupnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Bupati Bima: Pelantikan Ketua KONI Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Olahraga Kabupaten Bima
dr. H. Irfan Resmi Pimpin KONI Kabupaten Bima, Siap Wujudkan Bima sebagai Lumbung Atlet Berprestasi
Ketua KONI NTB Mori Hanafi Optimistis dr. H. Irfan Mampu Bawa Olahraga Bima Berprestasi di Tingkat Nasional
Mori Hanafi Lantik dr. H. Irfan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima, Siap Cetak Atlet Berprestasi untuk NTB
KUHAP Baru Jadi Sorotan di Rakernas ADVOKAI di Mataram, ICJR Pertanyakan Kewenangan Advokat yang Masih Sebatas Teks
DJ Cantik di Bima Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu dari Rumahnya
Tak Sekadar Jual Produk, HNI Ajak UMKM NTB Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal
Rakernas ADVOKAI 2026 Resmi Dibuka, NTB dan ADVOKAI Kolaborasi Cetak 1.000 Paralegal untuk Indonesia
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:34 WIB

Bupati Bima: Pelantikan Ketua KONI Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Olahraga Kabupaten Bima

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:22 WIB

dr. H. Irfan Resmi Pimpin KONI Kabupaten Bima, Siap Wujudkan Bima sebagai Lumbung Atlet Berprestasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:17 WIB

Ketua KONI NTB Mori Hanafi Optimistis dr. H. Irfan Mampu Bawa Olahraga Bima Berprestasi di Tingkat Nasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:08 WIB

Mori Hanafi Lantik dr. H. Irfan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima, Siap Cetak Atlet Berprestasi untuk NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:22 WIB

KUHAP Baru Jadi Sorotan di Rakernas ADVOKAI di Mataram, ICJR Pertanyakan Kewenangan Advokat yang Masih Sebatas Teks

Berita Terbaru