SUMBAWAPOST.com| Mataram- Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB menerima audiensi dari Social Entrepreneurship dan Incubation (SEI) Group Kantor Pusat BRI.
Pertemuan ini bertujuan mempercepat distribusi Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) sekaligus membahas penguatan program pemberdayaan masyarakat di NTB.
Plt. Kepala Bidang P2SDKP, Lalu Parjadinata, S.St.Pi., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BRI. Ia menegaskan, “NTB saat ini memiliki tiga Kampung Nelayan Merah Putih, di Bilelando, Ekas, dan Bungin, yang terus kami dorong pengembangannya agar masyarakat nelayan lebih mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (4/12/2025).
Sementara, BRI memaparkan berbagai program pemberdayaan, termasuk jaringan Rumah BUMN BRI yang tersebar di tujuh titik wilayah Bali-Nusa Tenggara. Salah satu program unggulan adalah Desa BRILiaN, yang fokus pada penguatan BUMDes, digitalisasi, inovasi, serta keberlanjutan. “Pendampingan kami tidak hanya menyangkut pembiayaan, tetapi juga peningkatan keterampilan usaha agar masyarakat mampu mandiri dan modern,”tegasnya.
Dalam pertemuan, perwakilan Bidang P2HP, Perikanan Budidaya, Perikanan Tangkap, dan P2SDP3K turut memaparkan kondisi pendampingan kelompok masyarakat yang telah berjalan, serta membuka peluang sinergi agar masyarakat lebih mudah mengakses program pemberdayaan dari BRI.
Menutup audiensi, Lalu Parjadinata menegaskan komitmen Dislutkan NTB. “Dislutkan siap menyediakan data kelompok masyarakat kelautan dan perikanan guna mendukung pendampingan teknis, penguatan kewirausahaan, dan akses keuangan yang difasilitasi BRI. Sinergi ini penting agar program pemberdayaan bisa tepat sasaran dan berkelanjutan,”tutupnya.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










