Birokrasi NTB Ngorok, DPRD Panas Dingin: APBD 2026 Terancam Babak Belur

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterlambatan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemprov NTB memantik kegelisahan DPRD. Hingga September 2025, tahapan krusial itu belum jelas arahnya, padahal menjadi fondasi penyusunan APBD 2026. Jika proses ini terus molor, legislator Muhamad Aminurlah memperingatkan akan ada risiko serius terhadap kualitas perencanaan anggaran dan potensi stagnasi pembangunan daerah.

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Penyusunan APBD 2026 Provinsi NTB terancam berantakan. Pasalnya, hingga September 2025, tahapan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemprov NTB belum juga jelas.

Baca Juga :  Dewan NTB Aji Maman Desak Gubernur: Dana BTT APBD-P 2025 ‘Wajib’ Dianggarkan untuk Korban Banjir Bima

“SOTK ini erat kaitannya dengan APBD 2026. Sampai hari ini tahapan dan jadwalnya belum ada. Kita belum tahu sejauh mana penataan birokrasi berjalan, bagaimana penggabungan SKPD, dinas baru, dan kebutuhan anggarannya,” ungkap salah satu anggota DPRD NTB, Muhamad Aminurlah, Jum’at (5/9/2025).

Baca Juga :  Pemprov NTB Gaspol Wajib Tanam Bawang Putih 2026, Penanaman Perdana Digelar di Sembalun

Ia menegaskan, jika penataan SOTK tak segera dipercepat, maka pembahasan APBD 2026 bakal tersendat. DPRD dan Pemprov NTB kini harus bekerja maraton membahas KUA-PPAS, APBD Perubahan, serta menyesuaikan RKPD dengan struktur baru.

“Kalau tahapan ini terus molor, kualitas perencanaan anggaran 2026 akan jeblok,” tegas Duta Partai PAN Dapil NTB VI (Bima, Dompu dan Kota Bima) ini.

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru