Banjir Rendam Dua Desa di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com | Bima- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Bolo dan sekitarnya pada Minggu (30/11) kembali memicu banjir di dua desa. Derasnya hujan membuat debit air sungai meningkat tajam dan meluap ke permukiman warga.

Banjir pertama kali terjadi di Desa Tumpu sekitar pukul 16.20 WITA, disusul oleh Desa Nggembe pada 17.10 WITA. Di Desa Tumpu, sedikitnya 54 kepala keluarga terdampak, sementara di Desa Nggembe jumlahnya mencapai 204 kepala keluarga.

Baca Juga :  Malam Berdarah Petani Bawang di Sumbawa: Warga Bima Mengamuk, Hujani Korban dengan Bacokan hingga Tewas di Tempat

Luapan air ini dipicu aliran deras dari kawasan pegunungan yang memperburuk kondisi sungai di kedua desa, sehingga air dengan cepat memasuki permukiman.

Hingga laporan diterima, banjir mulai berangsur surut. Warga pun tampak kembali berjibaku membersihkan rumah dan lingkungan dari material lumpur serta sampah yang terbawa arus.

Baca Juga :  Meriah dan Penuh Keakraban, Open House Lebaran Wagub NTB Umi Dinda di Bima Disambut Antusias Masyarakat

Memasuki periode musim hujan, Kepala BPBD NTB, Ir. H. Ahmadi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mulai dari hujan berintensitas tinggi, angin kencang, hingga kemungkinan banjir susulan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan saluran air dan memantau kondisi lingkungan sekitar.

 

 

Berita Terkait

Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan
DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD
NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis
Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan
DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:14 WIB

Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan

Selasa, 21 April 2026 - 20:56 WIB

DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 18:53 WIB

NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis

Selasa, 21 April 2026 - 17:07 WIB

Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Berita Terbaru