AMSI NTB Kecam Mutasi Pejabat yang Digelar Tertutup, Media Diusir dari Pendopo Gubernur?

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pelantikan sejumlah pejabat eselon Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (30/4) di Pendopo Gubernur memicu kontroversi. Alih-alih terbuka dan transparan, proses mutasi tersebut justru digelar secara tertutup, dengan akses peliputan media yang dibatasi ketat.

Dilokasi Pelantikan, Para wartawan hanya diperkenankan mengambil gambar dari luar gerbang pendopo, tanpa bisa mendekat atau masuk ke area pelantikan. Sejak pukul 13.30 Wita, sejumlah awak media telah hadir untuk melakukan peliputan. Namun petugas pengamanan menyatakan bahwa hanya pejabat yang dilantik dan tamu undangan tertentu yang diizinkan masuk.

Akibatnya, para jurnalis hanya bisa merekam momen kedatangan pejabat dari kejauhan. Tidak ada keterangan resmi, siaran pers, maupun penjelasan tertulis dari pihak Pemprov NTB mengenai alasan pembatasan tersebut.

Baca Juga :  AMSI NTB Desak Dikbud Evaluasi Kepala SMAN 1 Pringgrata dan Segera Minta Maaf Secara Terbuka 

Langkah tertutup ini sontak menuai kekecewaan mendalam dari kalangan media. Para wartawan menilai tindakan tersebut mencederai semangat keterbukaan informasi publik yang seharusnya menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Ini sangat disayangkan. Selama saya meliput di NTB, baru kali ini pelantikan pejabat dilakukan secara tertutup. Biasanya kami dilibatkan, diberi siaran pers, bahkan difasilitasi dokumentasi resmi. Tapi kali ini, kami seperti tak dianggap,” keluh Marham, Ketua Forum Wartawan Pemprov NTB.

Nada kecaman juga datang dari Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah NTB, Hans Bahanan. Ia menilai pembatasan akses media dalam pelantikan pejabat publik adalah bentuk kemunduran dalam praktik demokrasi dan transparansi pemerintahan.

“Pelantikan pejabat publik adalah peristiwa penting yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Ini bukan agenda pribadi, melainkan milik publik. Menutup akses media menunjukkan sikap anti-transparansi yang sangat mengkhawatirkan,” tegas Hans.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kecanduan, Narkoba di Bima Diduga Sengaja Diciptakan

Ia juga mengingatkan bahwa media adalah mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, bukan pihak yang layak dicurigai atau dijauhkan.

“Media bukan musuh. Media ada untuk memastikan publik mendapat informasi yang jernih dan terpercaya. Jika pelantikan saja ditutup-tutupi, wajar bila publik bertanya-tanya: ada apa yang disembunyikan?” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Provinsi NTB terkait alasan pelaksanaan mutasi secara tertutup. Kejadian ini pun menjadi preseden buruk bagi iklim keterbukaan informasi di NTB, sekaligus alarm bagi kebebasan pers di daerah.

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru