SUMBAWAPOST.com |™Bali- Atlet Selancar Ombak asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Bronson Meydi, berhasil meraih Medali Emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Surfing Indonesia di Bali. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi NTB sekaligus catatan Emas Pertama KONI NTB di bawah Kepemimpinan Mohan Roliskana dari Cabang Olahraga Selancar Ombak atau Surfing.
Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB, Nurbaya Sari, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Bronson yang mampu mengharumkan nama daerah di kompetisi nasional.
“Alhamdulillah, emas untuk NTB dari Bronson Meydi, atlet kebanggaan kita semua,” ungkap Nurbaya, Jum’at (23/10/2026).
Menurut Nurbaya, medali emas yang diraih Bronson menjadi pencapaian penting bagi perkembangan Olahraga Surfing di NTB. Prestasi itu sekaligus menunjukkan potensi Atlet Daerah untuk bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional.
Ia berharap keberhasilan Bronson menjadi momentum untuk memperkuat Pembinaan Atlet, khususnya pada Cabang Olahraga Surfing.
“Semoga ke depannya pembinaan untuk Atlet-atlet NTB secara Umum dan khusus untuk Atlet-atlet Surfing kita semakin baik. Tidak mudah bagi Atlet kita untuk bisa meraih medali di ajang kompetisi Nasional dan Internasional,” ujarnya.
Nurbaya menilai atlet berprestasi seperti Bronson Meydi dan Oney Anwar, peraih medali Emas SEA Games, merupakan Aset berharga Daerah yang harus dijaga, termasuk kesejahteraannya.
“Bagi saya, Atlet-atlet sekelas Bronson Meydi, Oney Anwar peraih emas di SEA Games dan banyak lagi ini adalah berlian bagi kita NTB yang harus kita rawat, jaga kesejahteraannya setara dengan perjuangan para atlet ini membawa nama daerah dan mengharumkan nama NTB juga Indonesia,” katanya.
Ia juga menyebut para Atlet sebagai pahlawan masa kini yang berjuang membawa nama daerah dan bangsa melalui prestasi olahraga.
“Para atlet ini adalah pahlawan masa kini yang membela dan mengharumkan nama daerah dan tanah air kita,” lanjutnya.
Lakey Peak Dompu Jadi Andalan Pencetak Atlet Surfing NTB
Selain mengapresiasi prestasi Bronson, Nurbaya menyoroti potensi Pantai Lakey Peak, Kabupaten Dompu, di wilayah timur NTB.
Menurutnya, kawasan tersebut merupakan gudang atlet sekaligus tempat lahirnya peselancar berbakat NTB. Potensi itu, kata dia, perlu mendapat perhatian agar dapat dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Tidak kita pungkiri, bagian timur NTB, Pantai Lakey Peak Dompu, adalah gudang atlet dan pencetak atlet-atlet surfing NTB yang harus mendapat perhatian kita semua,” tuturnya.
Nurbaya berharap pemerintah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga memberikan dukungan lebih serius kepada atlet, mulai dari pembinaan dan fasilitas latihan hingga kesejahteraan.
Sementara itu, Grand Final Liga Surfing Indonesia (LSI) 2026 digelar di Pantai Pererenan, Bali, dengan diikuti 123 peselancar.
Para peserta bersaing memperebutkan gelar juara nasional sekaligus memperkuat regenerasi atlet selancar ombak Indonesia.
Prestasi Bronson Meydi di Kejurnas menjadi catatan membanggakan bagi NTB. Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak peselancar berprestasi dari daerah, terutama dari kawasan Lakey Peak, Dompu.
Bagi PSOI NTB, prestasi atlet perlu diiringi pembinaan dan perhatian terhadap kesejahteraan agar peselancar daerah dapat terus mengharumkan nama NTB dan Indonesia di panggung olahraga nasional maupun internasional.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











