Investasi NTB Triwulan II 2026 Tembus Rp33,73 Triliun, Serap 10.614 Tenaga Kerja

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 12:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP NTB H. Irnadi Kusuma Saat Menyampaikan Perkembangan Investasi NTB Dalam Sosialisasi Pengawasan Perizinan di Hotel Lombok Raya.

Kepala DPMPTSP NTB H. Irnadi Kusuma Saat Menyampaikan Perkembangan Investasi NTB Dalam Sosialisasi Pengawasan Perizinan di Hotel Lombok Raya.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-Realisasi Investasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Triwulan II 2026 mencapai Rp33,73 triliun. Investasi tersebut juga telah menyerap sebanyak 10.614 Tenaga Kerja.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E., dalam Sosialisasi Pembentukan Tim Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan di Provinsi NTB di Hotel Lombok Raya, Senin (14/9/2026) kemarin.

Irnadi menyampaikan, realisasi investasi NTB menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun.

“Dari sisi investasi, realisasi investasi NTB terus menunjukkan tren positif, dari Rp39,8 triliun pada 2023, Rp54,5 triliun pada 2024, hingga Rp61,10 triliun pada 2025,” ujar Irnadi Kusuma, dalam keterangan yang diterima media ini. Rabu (16/9/2026)

Hingga Triwulan II 2026, nilai investasi yang terealisasi telah mencapai Rp33,73 triliun dengan penyerapan Tenaga Kerja sebanyak 10.614 Orang.

Pertumbuhan investasi tersebut berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas usaha di NTB. Berdasarkan data Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), hingga 13 September 2026 tercatat 482.664 Proyek Kegiatan Usaha.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 279.954 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan melalui sistem OSS-RBA.

Sementara itu, Inspektur Provinsi NTB, Budi Herman, S.H., M.H., menekankan pentingnya pengawasan perizinan untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

“Pengawasan perizinan yang terkoordinasi penting untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berintegritas,” ujar Budi Herman.

Baca Juga :  Silaturahmi Penuh Makna, Wagub NTB Umi Dinda Serap Ilmu dari Mantan Bupati Sumbawa

Penguatan pengawasan dilakukan melalui koordinasi antara DPMPTSP dan OPD teknis, digitalisasi proses perizinan, pemenuhan batas waktu verifikasi, serta percepatan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten/Kota.

DPMPTSP NTB juga menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan, di antaranya Live Chat Konsultasi, Virtual Konsultasi, dan SIM LANTAS KWAN.

Pemerintah Daerah mendorong agar Pelayanan dan Pengawasan Perizinan semakin terintegrasi, efektif, dan transparan sehingga mendukung pertumbuhan investasi yang berkualitas dan berkelanjutan di NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Hadapi Persaingan Pariwisata Global, NTB Gembleng Generasi Muda Kuasai Bahasa Inggris dan Arab
Umur Harapan Hidup Masyarakat NTB Meningkat Jadi 72,81 Tahun pada 2026
Pengangguran NTB Turun Jadi 3,03 Persen, 3,15 Juta Orang Tercatat Bekerja
Ekonomi NTB Tumbuh 7,39 Persen, Sektor Tambang dan Smelter Jadi Penopang Utama
Kemiskinan NTB Turun Jadi 11,17 Persen, Wagub Umi Dinda Minta Pemkab-Pemkot Percepat Desa Berdaya
JPI NTB Deklarasikan Bela Prabowo dan Dukung Polri, Ini Empat Sikap Tegasnya
Mendag Buka Jalan UMKM NTB Tembus Pasar Ekspor, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Wagub NTB Dampingi Mendag Pantau Harga Sembako, Surplus Cabai Disiapkan untuk Pasok Daerah Lain
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:32 WIB

Hadapi Persaingan Pariwisata Global, NTB Gembleng Generasi Muda Kuasai Bahasa Inggris dan Arab

Jumat, 6 November 2026 - 15:01 WIB

Umur Harapan Hidup Masyarakat NTB Meningkat Jadi 72,81 Tahun pada 2026

Jumat, 6 November 2026 - 14:39 WIB

Pengangguran NTB Turun Jadi 3,03 Persen, 3,15 Juta Orang Tercatat Bekerja

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Ekonomi NTB Tumbuh 7,39 Persen, Sektor Tambang dan Smelter Jadi Penopang Utama

Jumat, 6 November 2026 - 08:11 WIB

Kemiskinan NTB Turun Jadi 11,17 Persen, Wagub Umi Dinda Minta Pemkab-Pemkot Percepat Desa Berdaya

Berita Terbaru

Terlihat Seorang Pekerja Tambang Sendang Melaksanakan Salat Menghadap Sang Pencipta Sebuah kali di Wilayah NTB.

Bisnis & Ekonomi

Umur Harapan Hidup Masyarakat NTB Meningkat Jadi 72,81 Tahun pada 2026

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:01 WIB