Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kantong Plastik di Kali Jempong Mataram

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 17:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, Jempong, Jempong Timur, Jempong Baru, Sekarbela, Bayi Meninggal, Bayi Ditemukan, Kantong Plastik, Penemuan Bayi, Polsek Ampenan, Polresta Mataram, Pembuangan Bayi, NTB

Mataram, Jempong, Jempong Timur, Jempong Baru, Sekarbela, Bayi Meninggal, Bayi Ditemukan, Kantong Plastik, Penemuan Bayi, Polsek Ampenan, Polresta Mataram, Pembuangan Bayi, NTB

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Warga Lingkungan Jempong Timur, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, dikejutkan dengan Penemuan Bayi Perempuan yang sudah Meninggal Dunia di Pinggir Kali, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Bayi tersebut ditemukan dalam bungkusan kantong plastik dengan kondisi tali pusat masih terurai. Saat ditemukan, Bayi dipastikan sudah tidak bernyawa.

Menindaklanjuti laporan warga, Unit Reskrim Polsek Ampenan bersama Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., melalui Kanit Reskrim Polsek Ampenan Ipda Komang Gede Puja Artana, S.H., menjelaskan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh dua anak yang berada di sekitar lokasi.

Kedua anak tersebut kemudian memberitahukan penemuan itu kepada seorang ibu warga setempat yang saat itu hendak mengantar anaknya untuk cukur rambut.

Baca Juga :  KONI NTB Rasa Pilkada, Mori Vs Iqbal Berebut Kursi Ketua, Isvie Dukung Gubernur

Mendengar informasi tersebut, ibu tersebut bersama kedua anak itu kemudian menuju lokasi untuk memastikan penemuan tersebut.

“Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh anak-anak kecil yang kemudian diinformasikan kepada salah seorang ibu warga sekitar. Dari sanalah informasi tersebut diketahui oleh petugas kita,” jelasnya, Senin (7/9/2026).

Sesampainya di lokasi, ibu tersebut melihat sebuah benda yang dibungkus menggunakan kantong plastik. Setelah diperiksa, ternyata bungkusan tersebut berisi bayi perempuan yang sudah tidak bernyawa.

Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak lingkungan dan kepolisian. Bayi itu selanjutnya dibawa ke Puskesmas Karang Pule untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

“Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut sudah tidak bernyawa. Diperkirakan saat ditemukan, bayi tersebut memang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut memiliki berat sekitar 2,9 kilogram dengan panjang 50 sentimeter.

Baca Juga :  Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu

Setelah pemeriksaan di Puskesmas, petugas kemudian mengevakuasi bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.

“Berdasarkan penyelidikan sementara, bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dugaan sementara berkaitan dengan kehamilan yang kemungkinan tidak dikehendaki,” jelas Ipda Komang.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti di sekitar lokasi untuk mengungkap pihak yang diduga membuang bayi tersebut.

“Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,” tegasnya.

Polsek Ampenan bersama Satreskrim Polresta Mataram memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan mengedepankan proses penyelidikan berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan di lapangan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Gedung Pinjaman hingga Kampus 3 Hektare, Begini Perjalanan YAPIS Dompu Membangun Pendidikan
Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Titip Pesan kepada Wisudawan STKIP YAPIS Dompu: Jangan Berhenti Belajar
STKIP YAPIS Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali di Semua Prodi, Catat Prestasi Nasional dan Bidik Universitas
Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Hamdan, Pelita dan Syamsul Fikri Desak Anomali OPD Dibuka ke Publik
Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026
Ketua Komisi II Desak Inspektorat Buka Alasan Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus: Anomalinya di Mana?
Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Syamsul Fikri: Kalau Kami Anomali, Berarti OPD Juga Anomali
Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Dari Gedung Pinjaman hingga Kampus 3 Hektare, Begini Perjalanan YAPIS Dompu Membangun Pendidikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi Titip Pesan kepada Wisudawan STKIP YAPIS Dompu: Jangan Berhenti Belajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00 WIB

STKIP YAPIS Dompu Raih Akreditasi Baik Sekali di Semua Prodi, Catat Prestasi Nasional dan Bidik Universitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Pokir DPRD NTB Rp120 Miliar Dihapus, Hamdan, Pelita dan Syamsul Fikri Desak Anomali OPD Dibuka ke Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026

Berita Terbaru