Sade Terbakar, Wagub NTB Turun Tangan: Revitalisasi Dikebut Jelang MotoGP

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri atau Akrab Disapa Umi Dinda Meninjau Kondisi Desa Adat Sade Pasca-Kebakaran, Minggu (23/8/2026).

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri atau Akrab Disapa Umi Dinda Meninjau Kondisi Desa Adat Sade Pasca-Kebakaran, Minggu (23/8/2026).

SUMBAWAPOST.com|™ Lombok Tengah- Kobaran api yang melanda Desa Adat Sade, Sabtu malam (22/8/2026), menyisakan puing di salah satu kawasan Wisata Budaya paling ikonik di Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, di tengah Kepedihan itu, Pemerintah bergerak cepat memastikan Warga terdampak mendapat Penanganan dan Desa Adat Sade segera bangkit.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri atau yang akrab disapa Umi Dinda turun langsung meninjau lokasi bencana, Minggu (23/8). Kunjungan tersebut dilakukan untuk Memastikan Penanganan Darurat hingga Proses Pemulihan berjalan cepat.

Pemprov NTB bersama Pemkab Lombok Tengah bergerak menangani dampak Kebakaran yang melanda permukiman Adat tersebut. Setiba di lokasi, Wagub Umi Dinda Berkoordinasi dengan Bupati Lombok Tengah beserta jajaran sekaligus menyapa Warga yang terdampak.

Bantuan Tanggap Darurat juga diserahkan secara simbolis sebagai bentuk sinergi awal Pemprov NTB dalam penanganan Pasca-Kebakaran.

Wagub Umi Dinda menegaskan Pemerintah telah bergerak sigap sejak awal kejadian.

“Hari ini Bapak Bupati, Pak Wakil, Pak Sekda, dan seluruh aparatur yang ada di Lombok Tengah sudah standby di lokasi untuk Memverifikasi, Mendata, dan Berkoordinasi,” ujar Umi Wagub.

Terkait jumlah rumah yang terbakar, pendataan secara detail bersama Kepala Desa dan kepala dusun masih dilakukan. Langkah tersebut penting agar penyaluran bantuan nantinya benar-benar tepat sasaran dan menjangkau seluruh Warga yang terdampak.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Etik, Ketua Bawaslu Dompu Diperiksa DKPP

Di tengah kondisi tersebut, Wagub Umi Dinda juga mengajak seluruh Masyarakat NTB untuk menunjukkan simpati sekaligus memberikan Do’a bagi Keluarga yang terdampak Musibah.

“Saya mengajak seluruh Masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk kita Sama-sama menunjukkan rasa simpati dan memberikan Do’a bagi seluruh Keluarga. Kita berharap Musibah ini segera tertangani dengan baik dan Warga yang terdampak diberikan Kekuatan. Kita hadir bersama untuk saling menguatkan,” tegasnya.

Selain memastikan penanganan darurat, perhatian pemerintah kini diarahkan pada pemulihan Desa Adat Sade sebagai Destinasi Wisata Budaya utama NTB.

Untuk penanganan pengungsi, Lokasi evakuasi yang aman telah disiapkan. Sebagian Warga sementara ditampung di rumah kerabat, sementara Pemkab Lombok Tengah telah menyediakan Lokasi pengungsian khusus yang layak.

Kebangkitan Desa Adat Sade menjadi perhatian penting, terlebih Kawasan tersebut merupakan salah satu Destinasi Wisata Budaya utama NTB menjelang ajang MotoGP.

Proses Revitalisasi dan Rekonstruksi Kawasan nantinya akan dibahas bersama para tokoh Adat setempat. Pemerintah memastikan Nilai-nilai Tradisi tetap menjadi bagian penting dalam proses Pembangunan kembali Kawasan tersebut.

Baca Juga :  Pemkot Bantah Pj Wali Kota Bima Mukhtar Tidak Netral, Secara Fakta Itu Tidak Benar

“Membangun kembali Desa Sade membutuhkan ruang diskusi bersama Tokoh-tokoh adat setempat. Insyaallah Pak Bupati juga menyiapkan beberapa opsi pendukung yang akan menunjang kesiapan Daerah menyambut gelaran MotoGP,” pungkasnya optimis.

Musibah kebakaran tersebut kini menjadi ujian sekaligus momentum bagi Pemerintah, Masyarakat, Tokoh Adat, dan seluruh elemen terkait untuk bergotong royong memulihkan Desa Adat Sade.

Dari puing-puing kebakaran, harapan untuk kembali membangun Sade tetap menyala. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memastikan kawasan adat tersebut kembali berdiri, bukan hanya sebagai Destinasi Wisata, tetapi juga sebagai Warisan Budaya yang tetap Lestari bagi generasi mendatang.

Berdasarkan pendataan hingga Minggu siang, rumah yang terdampak sebanyak 75 unit, masjid 1 unit, berugak sekenam besar 4 unit, berugak sekepat 6 unit, lumbung alang, artshop 69 unit,Bale Beleq 1 unit, toilet umum untuk wisatawan 1 unit, pelonggo 1 unit dan gerbang Desa Adat Sade 1 unit.

Pemda Lombok Tengah (Loteng) menetapkan Status Tanggap Darurat Pascaterbakarnya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Status Tanggap Darurat penanganan kebakaran Desa Adat Sade ditetapkan selama dua pekan mendatang.

“Sekarang satunya sudah tanggap darurat sampai 14 hari ke depan,” kata Wakil Bupati Lombok Tengah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Lombok Dipilih Jadi Lokasi Studi PHOTON Internasional untuk Cegah TBC
Kapolda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Basarnas Siagakan 2 Helikopter untuk Evakuasi Medis
WNA Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan, SAR Kerahkan RBB dan Penyelam
Banggar DPRD NTB Bongkar APBD Tak Sinkron, 1.645 Subkegiatan Jadi Sorotan
Serapan Pertanian dan Peternakan NTB di Bawah 50 Persen, Badan Anggaran Minta Gubernur Evaluasi Kepala Dinas
APBD NTB Baru Terserap 60 Persen, Banggar Desak Pemprov Bergerak Cepat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Lombok Dipilih Jadi Lokasi Studi PHOTON Internasional untuk Cegah TBC

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kapolda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Basarnas Siagakan 2 Helikopter untuk Evakuasi Medis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:49 WIB

WNA Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan, SAR Kerahkan RBB dan Penyelam

Berita Terbaru