KPU NTB Ungkap Fakta Mengejutkan, Lebih 61 Persen Pemilih Kini Didominasi Milenial dan Gen Z

Avatar

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Provinsi NTB Muhammad Khuwailid memimpin Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2026 yang menetapkan sebanyak 4.173.790 pemilih di Nusa Tenggara Barat, didampingi jajaran KPU serta dihadiri Bawaslu NTB, perwakilan partai politik, Dukcapil, Kesbangpoldagri, dan KPU kabupaten/kota se-NTB.

Ketua KPU Provinsi NTB Muhammad Khuwailid memimpin Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2026 yang menetapkan sebanyak 4.173.790 pemilih di Nusa Tenggara Barat, didampingi jajaran KPU serta dihadiri Bawaslu NTB, perwakilan partai politik, Dukcapil, Kesbangpoldagri, dan KPU kabupaten/kota se-NTB.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap fakta menarik dalam penetapan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I Tahun 2026. Dari total 4.173.790 pemilih yang telah ditetapkan, lebih dari 61 persen di antaranya merupakan Generasi Milenial dan Generasi Z, yang diproyeksikan menjadi penentu arah demokrasi di NTB pada pemilu mendatang.

Penetapan DPB Semester I Tahun 2026 tersebut dilakukan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (6/7/2026).

Sebanyak 4.173.790 pemilih tersebut tersebar di 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan, dan 1.166 desa/kelurahan di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Data hasil rekapitulasi menunjukkan, Generasi Milenial mendominasi daftar pemilih dengan jumlah 1.417.707 orang atau 33,97 persen, disusul Generasi Z sebanyak 1.135.916 orang atau 27,22 persen. Dengan demikian, lebih dari enam dari setiap sepuluh pemilih di NTB berasal dari kalangan generasi muda.

Dominasi pemilih muda tersebut menjadi indikator penting bagi masa depan demokrasi di Nusa Tenggara Barat. Tingkat partisipasi politik, kesadaran berdemokrasi, serta keterlibatan generasi muda diyakini akan sangat memengaruhi kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Rapat, KPU NTB Main Game Demi Budaya Kerja Lebih Solid

Ketua KPU Provinsi NTB, Muhammad Khuwailid, menegaskan bahwa kualitas data pemilih menjadi fondasi utama dalam membangun Demokrasi yang sehat.

“Data pemilih menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi di NTB,” ujar Ketua KPU Provinsi NTB, Muhammad Khuwailid.

Menurut Khuwailid, indeks demokrasi, khususnya pada aspek hak memilih dan dipilih, masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, proses pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi dengan berbagai pihak.

“Pemutakhiran data pemilih akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dukcapil dan pemerintah daerah,” kata Muhammad Khuwailid.

Ia menambahkan, langkah tersebut bertujuan memastikan setiap warga negara yang telah memenuhi syarat dapat masuk dalam daftar pemilih dan menggunakan hak konstitusionalnya pada setiap penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan.

Baca Juga :  Do’a untuk NTT, Pesan untuk Bima-Dompu: Wagub NTB Serukan Persaudaraan di HUT RI ke-81

Dalam DPB Semester I Tahun 2026, KPU NTB juga mencatat jumlah pemilih laki-laki sebanyak 2.046.278 orang, sementara pemilih perempuan mencapai 2.127.512 orang.

Selain itu, terdapat 91.399 pemilih baru, 55.343 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), serta 51.113 data pemilih yang mengalami perbaikan atau perubahan.

KPU NTB juga memastikan kelompok rentan tetap mendapat perhatian dalam pemutakhiran data. Tercatat sebanyak 21.983 penyandang disabilitas masuk dalam daftar pemilih, yang meliputi penyandang disabilitas fisik, mental, intelektual, sensorik netra, sensorik rungu, hingga sensorik wicara.

Rapat pleno tersebut dihadiri oleh perwakilan partai politik peserta pemilu, Bawaslu NTB, DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, Kesbangpoldagri Provinsi NTB, serta anggota KPU dari 10 kabupaten/kota se-NTB.

Melalui pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, KPU NTB berharap kualitas daftar pemilih semakin akurat, mutakhir, dan inklusif sehingga mampu menjamin hak konstitusional setiap warga negara serta mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berkualitas, dan berintegritas pada masa mendatang.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru