Distanbun NTB Hadirkan Era Baru: Penebusan Pupuk Bersubsidi Kini Serba Digital, Petani Lebih Mudah Tak Perlu Antre

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Pupuk Bersubsidi.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Pupuk Bersubsidi.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Pupuk Bersubsidi dengan tema ‘Implementasi Penebusan Pupuk Bersubsidi Menggunakan Kartu Perbankan.’ Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec., Dev., dan dihadiri perwakilan PT Pupuk Indonesia, Bank BRI, Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, serta unsur terkait lainnya. Beberapa materi tambahan juga disampaikan melalui Zoom Meeting oleh pihak BRI dan Kementerian.

Rapat ini membahas sejumlah agenda strategis, antara lain:

Baca Juga :  NTB Pertahankan Status Sentra Padi Nasional, Produksi Melonjak 16,65% di Tahun 2025

1. Peruntukan pupuk bersubsidi khusus bagi petani dengan lahan maksimal 2 hektare dan 10 komoditas prioritas, termasuk padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai, kopi, dan tebu.

2. Implementasi penebusan pupuk bersubsidi menggunakan KTP melalui aplikasi iPubers serta Kartu Tani via dashboard Bank BRI, yang kini sudah diterapkan di Kabupaten Sumbawa Barat.

3. Ketersediaan stok pupuk bersubsidi di NTB berada pada level aman, didukung oleh monitoring harian di seluruh gudang lini III.

Baca Juga :  Darurat Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual, DPRD NTB Nadirah Dorong Pendidikan Seksual Harus Masuk Kurikulum

4. Kewajiban penebusan langsung oleh petani, sebagai langkah memastikan akurasi data dan akuntabilitas penyaluran.

Muhamad Riadi menegaskan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pupuk bersubsidi, sehingga penyaluran semakin transparan, tepat sasaran, dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta sistem perbankan.

“Dengan penerapan sistem digital dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis pupuk bersubsidi akan sampai ke tangan petani yang benar-benar membutuhkan, tepat waktu, dan tepat jumlah,” ujarnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Sumber Berita: Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Surat Wasiat Pria 58 Tahun di Lombok Utara Bikin Haru, Pesan Terakhir untuk Anak-anaknya Terungkap
Pria 58 Tahun di Lombok Utara Diduga Bunuh Diri Akibat Judi Online, Polisi Temukan Riwayat Togel di Ponselnya
Polres Sumbawa Bongkar Kampung Narkoba di Serading, Segini Jumlah Sabu yang Disita dan Pelaku yang Diamankan
Kabur Usai Mencuri Emas dan Uang Nenek, Pelajar Asal Ambalawi Akhirnya Diciduk Kurang dari 24 Jam
Perempuan 29 Tahun Ditemukan Tewas di Kos Bali Bunga Dompu, Ini Kronologi Kejadiannya
Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026, Ini Urutan Lengkap Peringkat Kabupaten/Kota
Lombok Tengah Sabet Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026, Borong 13 Emas dan Tegaskan Dominasi Generasi Qurani
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:42 WIB

Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:39 WIB

Surat Wasiat Pria 58 Tahun di Lombok Utara Bikin Haru, Pesan Terakhir untuk Anak-anaknya Terungkap

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:25 WIB

Pria 58 Tahun di Lombok Utara Diduga Bunuh Diri Akibat Judi Online, Polisi Temukan Riwayat Togel di Ponselnya

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:23 WIB

Polres Sumbawa Bongkar Kampung Narkoba di Serading, Segini Jumlah Sabu yang Disita dan Pelaku yang Diamankan

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:15 WIB

Kabur Usai Mencuri Emas dan Uang Nenek, Pelajar Asal Ambalawi Akhirnya Diciduk Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru