Plt. Kadistanbun Riadi Blusukan di Dompu: OPLAH Non Rawa Siap Dongkrak Swasembada Pangan NTB

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Dompu- Komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk memperkuat penyediaan air dan meningkatkan produktivitas pertanian kembali diperkuat melalui kunjungan lapangan Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Muhammad Riadi. Selama tiga hari, 14-16 November 2025, Plt. Kadistanbun Muhammad Riadi turun langsung ke Kabupaten Dompu untuk kedua kalinya guna memastikan konstruksi Program OPLAH Non Rawa Tahun 2025 berjalan sesuai target. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Fungsional PSP yang juga bertindak sebagai PPK program.

Fokus pengecekan berada pada hasil pekerjaan jaringan irigasi tersier yang berfungsi menyambung jaringan lama agar aliran air dapat menjangkau petak-petak sawah yang selama ini tidak tersuplai akibat ketiadaan irigasi permanen.

Salah satu titik krusial yang ditinjau adalah sumber air utama. Plt. Kadistanbun Muhammad Riadi menelusuri aliran air hingga 700 meter dari jaringan irigasi menuju hulunya. Dari hasil pemantauan, debit air pada bangunan DAM dinilai memadai untuk memenuhi kebutuhan lahan yang akan dialiri jaringan OPLAH. Aliran juga terpantau lancar dan sesuai standar teknis kemiringan, mulai dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Proyek Hilirisasi Ayam Dapat Suntikan Dana Awal Rp5 Triliun, Bima Masuk Tahap Pertama Pembangunan Nasional

Ketua Gapoktan Mumbu, Desa Mumbu, Kecamatan Woja, menjelaskan bahwa proses pembangunan jaringan irigasi turut melibatkan anggota kelompok tani, terutama dalam distribusi material ke lokasi. Sementara pengerjaan konstruksi dilakukan tenaga terampil demi menjaga kualitas. Ia pun menyimpan harapan besar terhadap keberlanjutan program.

“Semoga ke depan petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali setahun. Selama ini kami hanya sekali tanam karena mengandalkan hujan. Tahun ini baru 7-8 kelompok yang ter-cover, sementara gapoktan kami memiliki 36 kelompok. Kami berharap kelompok yang belum tersentuh bisa diprioritaskan pusat pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Dari pihak konsultan pengawas dijelaskan bahwa pekerjaan tahap pertama, yang meliputi rehabilitasi embung/cek dam dan pembangunan saluran irigasi, telah rampung 100 persen. Tantangan terbesar selama pengerjaan adalah faktor cuaca dan jauhnya lokasi dari titik pendropan material, yang membutuhkan tenaga tambahan. Meski begitu, lokasi pembangunan dinyatakan aman karena tidak berada di wilayah rawan banjir.

Selain memantau progres OPLAH, Plt. Kadistanbun NTB Muhammad Riadi juga melakukan monitoring pemanfaatan bantuan alat mesin pertanian berupa combine harvester dari Pemerintah Pusat. Unit ini dikelola Ishoku Brigade Provinsi dan digunakan oleh Kelompok Tani Foo Kanggudu II di Desa Wawonduru, Kecamatan Woja.

Baca Juga :  Kebijakan Baru Ekonomi NTB, Gubernur Iqbal Fokus pada Pertanian dan Pariwisata, Bukan Tambang

Ketua kelompok, Muhammad, menyampaikan bahwa alat tersebut sudah menggarap sekitar 2 hektare sejak diterima dan mampu beroperasi 8-12 jam per hari dengan memperhatikan waktu istirahat operator dan perawatan mesin. Hingga kini tidak ditemukan kendala teknis, bahkan penggunaan bahan bakarnya dinilai jauh lebih irit dibandingkan merek lain yang pernah mereka gunakan.

Di sela peninjauan, Plt. Kadistanbun Muhammad Riadi turut menjajal langsung performa combine harvester di lahan berkontur terasering. Hasil uji menunjukkan performa mesin yang kuat, hasil panen yang bersih, serta operasional yang stabil tanpa hambatan berarti.

Kegiatan monitoring ini menegaskan komitmen Pemprov NTB dalam memastikan efektivitas pembangunan infrastruktur pertanian sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan. Program OPLAH Non Rawa di Dompu diharapkan menjadi model percepatan pembangunan irigasi yang berbasis kebutuhan petani dan kondisi faktual di lapangan.

 

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Surat Wasiat Pria 58 Tahun di Lombok Utara Bikin Haru, Pesan Terakhir untuk Anak-anaknya Terungkap
Pria 58 Tahun di Lombok Utara Diduga Bunuh Diri Akibat Judi Online, Polisi Temukan Riwayat Togel di Ponselnya
Polres Sumbawa Bongkar Kampung Narkoba di Serading, Segini Jumlah Sabu yang Disita dan Pelaku yang Diamankan
Kabur Usai Mencuri Emas dan Uang Nenek, Pelajar Asal Ambalawi Akhirnya Diciduk Kurang dari 24 Jam
Perempuan 29 Tahun Ditemukan Tewas di Kos Bali Bunga Dompu, Ini Kronologi Kejadiannya
Lombok Tengah Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026, Ini Urutan Lengkap Peringkat Kabupaten/Kota
Lombok Tengah Sabet Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026, Borong 13 Emas dan Tegaskan Dominasi Generasi Qurani
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:42 WIB

Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:39 WIB

Surat Wasiat Pria 58 Tahun di Lombok Utara Bikin Haru, Pesan Terakhir untuk Anak-anaknya Terungkap

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:25 WIB

Pria 58 Tahun di Lombok Utara Diduga Bunuh Diri Akibat Judi Online, Polisi Temukan Riwayat Togel di Ponselnya

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:23 WIB

Polres Sumbawa Bongkar Kampung Narkoba di Serading, Segini Jumlah Sabu yang Disita dan Pelaku yang Diamankan

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:15 WIB

Kabur Usai Mencuri Emas dan Uang Nenek, Pelajar Asal Ambalawi Akhirnya Diciduk Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru