Hasil Riset: Kurma Dunia Ternyata Hanya Bisa Tumbuh Subur di NTB dan NTT, Bima-Dompu Siap Jadi Primadona Baru

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 17:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB, I Gede Putu Aryadi mengungkapkan hasil penelitian terbaru menunjukkan hanya dua daerah di Indonesia yang memiliki tanah cocok untuk pengembangan kurma, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Di NTB sendiri, selain Lombok Utara, wilayah Bima dan Dompu di Pulau Sumbawa juga masuk kategori potensial.

“Awalnya riset ini untuk lahan tembakau, tapi ternyata karakter tanah kita sangat cocok untuk kurma. Di Lombok Utara sudah ada sekitar lima ribu pohon yang dikembangkan, dan karakter tanah yang sama juga ada di sekitar Tambora, Bima, dan Dompu,” jelas Aryadi, usai mengikuti Rapar Paripurna APBD-P 2025 di Aula Rinjani Kantor Gubernur NTB. Rabu (24/9).

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Hassanudin Resmi Tandatangani Perda RPJPD 2025-2045

NTB bahkan sudah tiga tahun terakhir mewakili Indonesia dalam Festival Kurma Dunia di Abu Dhabi. Hasil penilaian internasional menempatkan kualitas kurma NTB di peringkat 7 dunia, sejajar dengan Timur Tengah.

Selain kurma, BRIDA juga mendorong pengembangan kacang Sacha Inchi di Dompu. Tanaman ini kaya omega 3, 6, dan 9 serta vitamin A dan E, bernilai ekonomi tinggi, dan sudah dikembangkan di lahan seluas dua hektar dengan pabrik pengolahan yang tengah disiapkan.

Baca Juga :  Cinta Terlarang Berujung Tangkap Tangan: Pemerkosa Dua Korban di Bima Kini Menikmati ‘Madu Pahit’ di Balik Jeruji

“Kurma memang butuh waktu 4-6 tahun untuk berbuah, jadi sementara ditumpangsarikan dengan Sacha Inchi yang umur 7 bulan sudah panen dan bisa produktif hingga 25 tahun. Tanaman ini juga bermanfaat mengurangi erosi karena akarnya kuat,” tambah Aryadi.

Dengan dukungan teknologi pembibitan jaringan yang dikembangkan bersama BRIN, NTB ditargetkan benar-benar bisa menjadi pusat kurma Indonesia untuk dunia.

Berita Terkait

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB
Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!
Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram
Kopi NTB Dilirik Turki dan Inggris di TEI 2026
Kacang Mete Songgajah NTB Dilirik Jepang, Turki dan Serbia di TEI 2026
Sate Rembiga dan Ayam Taliwang NTB Dilirik Jepang dan Papua Nugini di TEI 2026
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram

Berita Terbaru