Skandal Proyek Embung Jerowaru Dibongkar! DPRD NTB Hamdan Kasim Ngamuk, Minta Gubernur Hentikan Sebelum Terlambat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Proyek 10 embung di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, yang digadang-gadang sebagai solusi kekeringan justru menuai polemik. Alih-alih menyelesaikan masalah, proyek senilai Rp 1,9 miliar ini diduga hanya menguntungkan segelintir pihak.

DPRD NTB pun angkat suara. Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, secara tegas meminta Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk segera menyetop proyek tersebut sebelum lebih banyak uang rakyat terbuang sia-sia.

“Jika proyek ini hanya untuk kepentingan segelintir orang dan tidak benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, maka lebih baik dihentikan saja,” tegas Hamdan, Kasim 20 Maret 2025 dalam keterangan yang diterima media ini.

Embung atau Proyek Akal-akalan?

Baca Juga :  Miris! Petani Wera Korban Banjir Rogoh Kocek Sendiri Perbaiki Dam Rusak

Proyek ini mendapat sorotan tajam setelah kelompok masyarakat yang tergabung dalam GERAK NTB menemukan indikasi kuat bahwa embung-embung ini tidak efektif dan lebih terkesan sebagai proyek serampangan yang asal jalan. Masing-masing embung menelan Rp 190 juta, namun manfaatnya bagi warga sangat dipertanyakan.

“Ini seperti rumah bocor yang cuma ditampung pakai baskom. Tidak menyelesaikan masalah. Harusnya ada aliran air besar yang benar-benar bisa mengatasi kekeringan di Lombok Selatan,” ujar Hamdan geram.

Lebih lanjut, Hamdan menegaskan bahwa alokasi anggaran seharusnya dialihkan ke sektor yang lebih bermanfaat, seperti pembangunan irigasi, usaha tani, subsidi pupuk, atau penciptaan lapangan kerja.

“Jika benar proyek ini hanya orientasi proyek semata, saya rekomendasikan dihentikan. Bahkan, pihak berwenang harus turun tangan mengusut proyek ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Sejumlah Anggota DPRD Bima dan Saudara Kandung Wakapolres Bima Kota Dituding Jadi Bandar Narkoba

Kejaksaan Mulai Menelisik!

Kejaksaan Negeri Lombok Timur pun mulai bergerak. Kasi Pidsus Ida Bagus Putu Swadharma Putra mengaku sudah menerima informasi terkait proyek embung ini dan akan menelusuri lebih lanjut.

“Kami akan pelajari dulu. Jika ada data tambahan dari masyarakat, silakan serahkan ke kami,” ujarnya.

Berdasarkan data LPSE Satker Balai Pengelolaan Sumber Daya Air dan Hidrologi Wilayah Sungai Pulau Lombok, proyek embung ini tersebar di 10 lokasi dengan nilai total Rp 1,9 miliar. Namun, kualitas pengerjaan yang asal-asalan membuat publik bertanya-tanya: Ke mana sebenarnya uang rakyat mengalir?

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru