Tiap Tahun, Dinsos NTB Kucurkan Rp1,4 Miliar Untuk Anak di Lotim

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 10:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi NTB Dr. Ahsanul Halik, S.Sos., M.H menyampaikan, sebanyak 137 lembaga sosial yang ada di Lombok Timur (Lotim), kepengurusan anak adalah yang terbaik secara nasional dari akreditasi yang dilakukan Kementerian Sosial.

“Bantuan sosial dari pemerintah provinsi khusus untuk lembaga kesejahteraan anak di Lombok Timur setiap tahun sebesar Rp1.400.000.000 juta lebih untuk 7.208 anak penerima manfaat”, sebut Ahsanul Halik, saat mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), di acara silaturahmi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Qhoirul Wasilah, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Baca Juga :  Pramuka NTB Siap ‘Go Internasional’, Gubernur Iqbal Ingatkan: Tunjukkan Disiplin dan Karakter Muslim

Disamping membina anak miskin dan terlantar, adapula disabilitas dan lansia dengan lembaga berbeda. Adapula yang khusus menangani anak korban kekerasan seksual yang belakangan makin tinggi angkanya.

Sementara itu, Pj Gubernur NTB
mengapresiasi kiprah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Qhoirul Wasilah.

“Sumberdaya manusia dan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 tergantung siapa dan bagaimana menyiapkannya. Saya mengapresiasi perhatian para pengurus LKSA dalam membina kondisi masyarakat kita sebagai ujung tombak di lapangan”, sebut Pj Gubernur Dr Hasanuddin, 28 Juli 2024

Baca Juga :  RUU TNI Disahkan: Demokrasi Bergetar, Akademisi dan HMI Mataram Berontak!

Gubernur mengatakan, kiprah LKSA ini dalam menangani anak anak tenaga kerja imigran, persoalan keluarga dan hak hak dasar seperti kesehatan dan pendidikan bagi anak sangat luar biasa.

“Meskipun kehadiran negara tetap menjadi kewajiban dalam pelayanan masyarakat sesuai undang undang dasar,”terangnya.

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB