Pariwisata NTB Diperkuat, KLU–KSB Satukan Langkah Bangun Kolaborasi Destinasi Unggulan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai upaya memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai upaya memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.

SUMBAWAPOST.com| Lombok Utara-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai upaya memperkuat sinergi antar daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.

Kedatangan rombongan Pemkab KSB disambut langsung Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T. Pertemuan berlangsung di The Kayana Beach Lombok, Desa Malaka, Rabu (7/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. hadir bersama jajaran kepala OPD. Kunker ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antar daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam mendorong kemajuan pariwisata yang berkelanjutan di masing-masing wilayah.

Pada kesempatan tersebut Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menegaskan komitmen Pemerintah KLU untuk menjalin kerja sama lintas daerah, terutama di sektor pariwisata. Menurutnya, pesatnya perkembangan destinasi wisata di berbagai kabupaten/kota menuntut inovasi dan sinergi agar potensi daerah dapat dikelola secara optimal. “Mari kita sama-sama berinovasi, kami di Lombok Utara sedang menggalakkan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” ujar Bupati.

Baca Juga :  HMI Cabang Mataram Menggugat! Copot Kapolri, Tolak Darurat Militer, Gubernur Iqbal Turun Tangan

Ia menjelaskan, KPBU merupakan skema kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam pembangunan serta pengelolaan infrastruktur dan layanan publik, dengan pembagian risiko yang jelas.

“Saat ini kami sedang menerapkan KPBU pada lampu penerangan jalan. Kerjasama ini kami lakukan dengan Pemerintah Madiun. Dengan KPBU, pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya besar, namun pelayanan kepada masyarakat justru menjadi lebih baik,” jelasnya.

Bupati Lombok Utara menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran Pemkab KSB. “Selamat datang Bupati Sumbawa Barat beserta jajaran kepala OPD yang ikut membersamai pada kesempatan ini,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah KLU.

Ia mengaku terkesan karena disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara beserta jajaran. “Kami sangat mengapresiasi penyambutan yang luar biasa ini. Terus terang, ini menjadi sebuah surprise bagi kami karena disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati,” ungkapnya.

Baca Juga :  Berangkat Cari Kambing, Remaja 18 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Gunung Api Sangeang Bima

Lebih lanjut, Bupati Amar Nurmansyah menilai Lombok Utara memiliki banyak kemajuan yang patut dijadikan rujukan, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.

“Banyak hal yang perlu kami pelajari dan jadikan referensi dari KLU, terutama terkait kemajuan pariwisatanya. Kami berharap melalui pertemuan ini, kerjasama konkret dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi kedua daerah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan serah terima plakat sebagai simbol komitmen dan persahabatan antar daerah. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang kerja sama di bidang pariwisata, strategi pengembangan destinasi, serta langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan daya saing pariwisata Lombok Utara dan Sumbawa Barat ke depan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan
Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:42 WIB

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Berita Terbaru