DPRD NTB Aji Maman Dorong Gerakan Tanam Kemiri, Pulihkan 800 Hektare Hutan Kritis di Bima

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD NTB Muhamad Aminurlah (Aji Maman) saat menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Bima.

Anggota DPRD NTB Muhamad Aminurlah (Aji Maman) saat menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Bima.

SUMBAWAPOST.com|Mataram- Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhamad Aminurlah, mendorong gerakan penanaman pohon kemiri secara berkala dan berkelanjutan sebagai langkah strategis memulihkan kondisi hutan kritis di Kabupaten Bima yang kian mengkhawatirkan.

Menurut Aminurlah, kerusakan hutan yang terjadi terutama di kawasan pegunungan dan daerah aliran sungai (DAS) telah menjadi pemicu utama bencana banjir dan longsor yang berulang kali melanda wilayah Bima dalam beberapa tahun terakhir.

“Pengembalian fungsi hutan kemiri di kawasan yang sudah gundul itu keharusan, tidak bisa ditawar. Ini bukan hanya soal ekologi, tapi juga menyangkut masa depan ekonomi masyarakat,” kata Aminurlah, Selasa (20/01/2026).

Politisi yang akrab disapa Aji Maman ini mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauan langsung di Kecamatan Wawo, Ambalawi, Parado, Lambitu, hingga sejumlah wilayah pegunungan lainnya, praktik pembabatan hutan masih terus berlangsung dan cenderung meluas.

Baca Juga :  Jejak Syamsuriansyah: Dosen, Pendiri Kampus, hingga Parlemen di Balik Universitas Bima Internasional MFH

“Saya turun langsung ke gunung dan melihat kondisi sungai-sungai kita. Pembabatan hutan makin masif. Kalau dibiarkan, bencana akan terus datang,” ujarnya.

Ia memperkirakan luas hutan yang mengalami kerusakan di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 800 hektare. Kondisi ini, kata Aji Maman, tidak bisa diatasi secara parsial, melainkan membutuhkan strategi pemulihan jangka panjang yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah daerah bersama DPRD NTB merancang program distribusi bibit kemiri secara rutin ke desa-desa yang berada di kawasan rawan bencana, khususnya di wilayah hulu dan perbukitan.

“Kemiri ini bisa menjadi gerakan ekonomi hijau. Kita menjaga alam, sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Baca Juga :  DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar

Melalui pokok-pokok pikiran (Pokir), Maman mengaku telah menginisiasi gerakan tanam kemiri dengan menyalurkan sekitar 19 ribu bibit pohon kemiri di Kecamatan Wawo, Parado, dan Lambitu.

“Di musim hujan ini, momentum paling tepat untuk menanam kemiri di gunung-gunung yang sudah gundul,” katanya.

Ia menambahkan, pohon kemiri memiliki manfaat ganda. Selain mampu memperbaiki struktur tanah dan menjaga keseimbangan lingkungan, biji kemiri juga bernilai ekonomis tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai komoditas unggulan hingga pasar ekspor.

“Harapannya, gerakan tanam kemiri ini menjadi simbol kebangkitan ekologi dan ekonomi masyarakat Bima, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga hutan demi generasi mendatang,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru