Dewan NTB Acip Kritisi Soal Alokasi Anggaran Pengendalian Inflasi

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD) M Nashib Ikroman atau akrab disapa Acip angkat bicara soal Alokasi pengendalian inflasi pemerintah saat ini sangat tidak memadai.

“Jauh panggang dari api. Dari sekitar Rp45 Miliar APBD NTB yang dikelompokkan dalam belanja untuk tujuan pengendalian inflasi, jika kita bedah, sebagian besar tidak berkaitan dengan soal inflasi secara langsung. Bahkan masih banyak item-item program yang kegiatannya hanya berupa belanja penunjang,”ungkap Acip, Rabu (7/01/2024).

Baca Juga :  Belajar dari Jawa Timur, Komisi II DPRD NTB Pulang Bawa ‘Oleh-Oleh’ Resep Jitu Kuatkan UMKM

Saya tidak bisa membayangkan, sambung Acip, bagaimana menangani soal-soal ekonomi masyarakat kecil jika alokasi anggaran yang besar justru perjalanan dinas, paket meeting, honorarium dan berbagai jenis belanja penunjang lainnya.

Baca Juga :  Satu HMI, Dua Sikap: Cabang Mataram Tolak PON NTB 2028, Badko Justru Dukung

“Jika alokasi belanja APBD tidak berkualitas seperti yang selalu saya tekankan, maka yang akan jadi korban adalah masyarakat,”terangnya.

Seharusnya, Kata Acip, pemerintah melalui instrumen APBD menjadi pelindung masyarakat, justru yang akan makin gemuk penyelenggara APBD

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB